PERAN AKTIF: Arthur menemani putrinya, Calla, bermain. Momen itu memberikan pengalaman positif pada anak ketika dia merasakan kasih sayang dan keterlibatan sang ayah secara utuh.
Keterlibatan figur ayah dalam proses pengasuhan sama pentingnya dengan kehadiran ibu. Sebab, merawat dan mendidik anak bukan hanya tugas ibu.
---
BELAKANGAN ini, fenomena fatherless sering dibicarakan. Kondisi tersebut tidak hanya dapat terjadi akibat perceraian atau karena sang ayah sudah tiada. Namun, dalam kondisi keluarga utuh pun, problem fatherless kerap dijumpai. Kehadiran ayah secara fisik tidak dibarengi dengan keterlibatan secara emosional dan psikologis.
Ratna Sari SPsi MPsi Psikolog CHCHt CPHt CPNNLP menuturkan, anak belajar mengembangkan diri dari sisi sosial dan emosional dari sosok ayah. Karena itu, kurang adanya perhatian dari ayah bisa berdampak pada tumbuh kembang anak secara signifikan.
Salah satunya, anak jadi tidak percaya diri. Anak pun merasa tidak aman di lingkungan sehingga cenderung menghindar. ’’Mudah merasakan kecemasan dan sulit mengelola emosi. Yang kedua, kaitannya dengan identitas gender,’’ ujar psikolog klinis Erta Mentari tersebut.
Anak laki-laki biasanya mencontoh dari ayahnya tentang peran seorang laki-laki. Anak perempuan tidak hanya belajar peran perempuan dari sang ibu, tetapi juga melihat bagaimana peran seorang laki-laki. ’’Jika di rumah ayahnya dominan, terlalu tinggi otoritasnya dan sang ibu tidak berdaya, anak cenderung menjadi takut untuk berdekatan dengan sosok lawan jenis. Begitu pun sebaliknya,’’ jelas Ratna.
Untuk itu, identitas gender harus dibangun dari dua belah pihak. Pengalaman positif terkait meniru peran, menyelesaikan tugas, dan norma-norma itu penekanannya justru harus diberikan seorang ayah. Peran ayah bukan hanya sebagai pencari nafkah.
Untuk memaksimalkan peran, ayah harus terlibat dalam setiap kegiatan sejak anak bayi. Dengan begitu, ikatan emosi itu bisa terbentuk tanpa menunggu anak bisa berbicara. ’’Jika anak sudah lebih besar, ayah bisa mendorong komunikasi rutin dan penuh keterbukaan dengan anak,” lanjut professional marriage consultant tersebut.
Ayah juga bisa ambil peran, antara lain, membuatkan sarapan untuk anak, mengucir rambut anak, mengantar ke sekolah, dan banyak aktivitas lain yang menguatkan ikatan ayah dan anak. ’’Ketika ayah melakukan hal tersebut, ibu memiliki momen untuk ikut mengobrol atau membantu ayah menyiapkan keperluan anak,’’ contohnya.
Ketika anak menghadapi masalah, tidak melulu ibu yang harus turun tangan. ’’Ketika anak dapat tugas sekolah yang ibu kurang menguasai, misalnya elektronika, libatkan ayah. Itu jadi momen bonding dan proses mendidik dari ayah terhadap anak,” lanjut Ratna. Tak lupa apresiasi ayah karena sudah bersedia berperan aktif dalam pengasuhan.
RATNA SARI SPsi MPsi Psikolog CHCHt CPHt CPNNLP
Dalam kondisi yang ’’kurang ideal” ketika anak telanjur tumbuh tanpa kehadiran atau kasih sayang ayah, karena sudah tiada atau tidak mau hadir, ajak anak berdiskusi dari hati ke hati. Tujuannya, mengetahui perasaan dan pikiran mereka tentang ketidakhadiran sosok ayah.

Prediksi Skor Persebaya Surabaya vs Port FC di Piala Presiden 2026: Green Force Bisa Sapu Bersih Laga!
Update Kondisi Alex Martins! Dibawa ke Rumah Sakit, Pelatih Persebaya Surabaya Tunggu Kabar Terbaru
Suami Endah Fitrianingsih Sakit Hati ke Malik Bawazier Atas Kasus Perzinaan
Voli Indonesia Berduka, Mantan Pemain Jakarta Pertamina Enduro Meninggal Dunia
Prediksi Skor Persija Jakarta vs PSMS Medan di Piala Presiden 2026: Macan Kemayoran Jaga Asa ke Semifinal!
Jadwal Aston Villa vs Indonesia All Stars: Jam Kick-off, Siaran Langsung, dan Daftar Skuad
Hasil Babak Pertama Persebaya vs Port FC: Miguel Pereira Cetak Gol Perdana, Skor Masih 1-1
Prediksi Persebaya Surabaya vs Port FC: Bruno Moreira Dikabarkan Cedera, Bernardo Tavares Buka Peluang Rotasi Pemain
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
