
Carissa Aretha Zara
JawaPos.com - Carissa Aretha Zara menjadi sorotan publik pada tahun 2021 silam setelah dia menjadi juara pertama di ajang Putri Batik Cilik Indonesia.
Kabar terbaru, gadis yang saat ini baru berusia 14 tahun tersebut kini menjadi desainer dengan menciptakan karya berciri khas pengaplikasian kain batik dalam rancangannya.
Carissa Aretha memamerkan 18 koleksinya di ajang Indonesia Teen Fashion Week (ITFW) pada hari ini Sabtu (8/7) di Hotel Ibis Style Mangga Dua Square, Jakarta. Carissa membawa koleksinya dengan ciri khas batik Cirebon.
"Karena aku orang Cirebon, lebih ke batik-batik dari Cirebon sih. Hari ini aku bawakan kain Megamendung," ujar Carissa Aretha Zara saat berbincang dengan JawaPos.com.
Batik Megamendung memiliki kekhasan yang tidak ditemui di daerah lain. Kekhasan motif batik Megamendung tidak saja terletak pada motifnya berupa gambar menyerupai awan dengan warna-warna tegas, tapi juga nilai-nilai filosofi yang terkandung dalam motifnya.
Motif Megamendung sebagai motif dasar batik telah dikenal luas sampai ke mancanegara. Bukti kepopulerannya, motif Megamendung pernah menjadi cover sebuah buku terbitan luar negeri berjudul Batik Design, karya Pepin van Roojen, berkebangsaan Belanda.
Menurut Carissa Aretha Zara, koleksi karyanya di bawah brand NKRI (Nyata Karya Remaja Indonesia) ditujukan untuk anak-anak remaja putri. Tujuannya hendak mempengaruhi mereka agar menyukai batik dan kebudayaan Indonesia.
"Di kalangan anak-anak remaja, batik itu terlihat kuno atau pakai batik di acara formal saja. Aku bikin NKRI kebanyakan koleksi aku daily wear, biar mereka tahu kalau batik nggak hanya dipakai di acara formal saja. Bisa lho keseharian pakai batik," paparnya.
Carissa mengatakan kecintaannya pada batik sebenarnya sudah sejak kecil lantaran terpengaruh dari orang tuanya yang sangat menyukai batik. Carissa kemudian terpikir membuat karya dari batik setelah menjadi Putri Batik Cilik Indonesia tahun 2021.
"Dari situ aku kepikiran, kenapa ya nggak bikin karya cipta dari batik. Memang itu kecintaanku pada batik. Ide-ide yang ada di kepala aku,kemudian aku tuangkan," paparnya.
Menjadi seorang desainer di usianya yang masih belasan tahun tidak lepas dari support penuh yang diberikan orang tuanya terhadap Carissa.

Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
13 Buah Tangan Khas Malang Paling Populer dengan Cita Rasa Lezat dan Harga Ramah di Kantong
12 Rekomendasi Oleh-Oleh Tradisional dan Kekinian Khas Bandung, Wajib Masuk Daftar Belanja Wisatawan Saat Berkunjung ke Kota Kembang
10 Rekomendasi Oleh-oleh Khas Solo yang Selalu Ramai Dibeli Saat Musim Liburan, Mulai dari Tradisional hingga Makanan Kekinian!
