
Burung unta./sumber : Freepik_wirestock
JawaPos.com – Burung unta telah dinobatkan sebagai burung tebesar di dunia, dengan berat badan yang berkisar antara 113-130 kg dan tinggi mencapai 2,7 meter untuk ukuran jantan.
Burung dari Afrika bagian timur ini, biasanya sering dijumpai di daerah berpasir dan berhabitat kering seperti gurun.
Namun, sekarang banyak peternak burung unta banyak melepas mereka ke Australia dan membiarkan hewan ini membentuk populasi dan bertahan hidup di sana.
Meskipun termasuk dalam keluarga burung, namun binatang ini tidak memiliki kemampuan untuk terbang seperti burung pada umumnya.
Merangkum dari laman Smithsonian’s National Zoo, pada Selasa (21/11). Menjelaskan alasan burung unta tidak bisa terbang adalah karena tulang dada yang dimiliki hewan ini rata.
Sedangkan tulang dada pada burung yang bisa terbang berbentuk melengkung, dengan disertai otot yang kuat.
Seekor burung tidak dapat lepas landas tanpa tulang melengkung di dadanya, sehingga hal ini membuat burung unta harus tetap berada di darat.
Meskipun burung unta tidak bisa terbang, tetapi ada kelebihan lain yang dimiliki hewan ini dibanding jenis burung lainnya, yaitu kecepatan lari hewan ovipar ini tercatat sebagai burung tercepat di dunia.
Dengan kakinya yang kuat dan panjang, hewan ini memiliki kecepatan lari mencapai 70 km per jam dalam waktu singkat.
Kaki yang mereka miliki seperti pegas yang memberikan bantalan dan menghalang guncangan saat berlari.
Kecepatan lari yang luar biasa ini membuat burung unta dapat mempertahankan dirinya dari predator seperti singa, macan tutul dan hyena.
Selain berlari, hewan berkaki panjang ini akan menghentikan predator dengan tendangannya yang kuat dan cakar tajam pada jari kakinya, badannya yang besar pun ikut turut andil untuk mendorong lawan terjatuh ke tanah.
Tidak hanya badannya yang besar, telur dari burung ini memiliki berat berkisar 1,5 kg setara dengan 24 biji telur ayam, dan panjang 15 cm.
Fakta terakhir yang sering berada di film-film yaitu, burung unta suka memasukan kepalanya ke dalam tanah atau pasir.
Hal tersebut bukanlah suatu kegemaran hewan berbadan besar ini, melainkan mereka memasukan kepala kedalam tanah untuk memeriksa atau memindahkan telurnya.

Breaking News! Rival Veda Ega Pratama Didiskualifikasi dari Moto3 Catalunya 2026
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
Soal Kabar Kepala BGN Dadan Hindayana Ditangkap, Dasco: Serahkan ke Aparat Hukum
Profil Sony Sanjaya, Eks Jenderal Polri yang Dicopot Sebagai Wakil Kepala BGN, Sempat Diterpa Isu OTT
KPK Cari Keberadaan Wamen Imipas Silmy Karim Terkait OTT Imigrasi Jakbar
7 Pemain Baru Masuk! Bruno Moreira Hengkang, Ini Prediksi Starting XI Persebaya
Kejagung Konfirmasi Penggeledahan Kantor BGN Usai Pencopotan Dadan Hindayana
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Mantan Kepala BGN Dadan Hindayana Resmi Jadi Tersangka dan Ditahan Kejagung, Belum 24 Jam Usai Dicopot Prabowo
Kantor Badan Gizi Nasional Digeledah Kejagung, Muncul Karangan Bunga Unik Singgung Pencopotan Dadan
