
Ilustrasi orang dengan kepribadian yang ambivert yang bahagia (freepik.com)
JawaPos.com - Kebanyakan orang hanya mengenal kepribadian, yaitu introvert dan ekstrovert. Introvert identik dengan seseorang yang memiliki karakteristik lebih suka menyendiri, sedangkan ekstrovert menyukai banyak orang.
Namun akhir-akhir ini, istilah ambivert atau ‘si ambivert’ marak digunakan untuk menggambarkan posisi seseorang yang abu-abu atau di antara introvert dan ekstrovert.
Dilansir dari cafemom.com, istilah ambivert sebenarnya sudah ada sejak tahun 40-an, yang pada akhir-akhir ini, ambivert mendapat perhatian.
Secara ilmiah, ambivert atau kepribadian hibrida ini memuat fakta-fakta menarik yang telah dijelaskan melalui sains.
8 Fakta Ilmiah yang Menarik dari Kepribadian Ambivert
Ambivert memiliki ciri-ciri yang sama dengan introvert dan ekstrovert. Seseorang yang ambivert memiliki kemampuan bersosialisasi seperti ekstrovert, tetapi di sisi lainya, mereka yang ambivert juga dapat mengendalikan dengan tenang seperti introvert.
Menjadi seorang ambivert berarti memiliki kepribadian yang fleksibel. Karena mereka dapat berpindah-pindah antara introversi dan ekstroversi, atau tetap berada di tengah.
Terkadang, orang ambivert tidak yakin harus memilih bagian mana dari kepribadiannya. Oleh karena itu, mereka terkadang merasa berhenti, tidak tahu harus bertindak bagaimana lagi atau kapan waktunya untuk melakukan kembali dan mencoba sesuatu yang berbeda.
Sebuah penelitian di Wharton School menemukan bahwa orang ambivert yang berjualan, menghasilkan uang paling banyak.
Alasannya adalah,mereka cukup antusias untuk berinteraksi dengan orang lain tanpa terlihat sombong.
Merasa nyaman di mana pun adalah ciri khas seorang ambivert. Orang introvert ketika terpengaruh oleh sedikit kebisingan dan aktivitas orang lain, orang introvert lebih suka menyendiri atau berada di tempat yang damai dan tenang.
Orang ekstrovert mendambakan lebih banyak rangsangan dalam hidup mereka. Sedangkan orang yang ambivert tidak memiliki satu salah satu kecenderungan yang didominasi oleh orang ektrovert maupun introvert.
Intuisi adalah bagian dari menjadi seorang ambivert. Orang ambivert secara naluriah tahu kapan harus mendengarkan dan kapan harus diam.
Ambivert adalah orang yang bilingual secara emosional. Pada cara yang sama, hal tersebut seperti seseorang yang berbicara bahasa Inggris dan Spanyol.
Hal tersebut dapat terjadi karena ambivert mempunyai keterampilan bersosialisasi yang luas, mereka dapat terhubung dengan jangkauan yang lebih luas.

5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
7 Mall Terbaik di Bandung dengan Banyak Tenant Kuliner dan Spot Foto yang Instagramable
Persebaya Surabaya Dilaporkan Capai Kesepakatan dengan Striker Asing, Punya Rekam Jejak di Indonesia!
Bupati Roby Kurniawan Disebut Netizen Sebagai Bupati R yang Bikin Ayu Aulia Kehilangan Rahim
11 Tempat Berburu Sarapan Bubur Ayam Paling Enak di Bandung, Layak Masuk Daftar Wisata Kuliner!
10 Rekomendasi Bubur Ayam Paling Favorit di Surabaya, Terkenal Lezat dan Jadi Langganan Pecinta Kuliner Pagi
10 Rekomendasi Kuliner Bakmi Jawa di Surabaya, Pengunjung Sampe Rela Antre Demi Seporsi Kenikmatan Kuliner Malam Satu Ini!
14 Kuliner Nasi Goreng Paling Enak di Bandung, Tiap Hari Pelanggan Rela Antre Demi Menikmati Kelezatan Kuliner Malam Satu Ini!
14 Daftar Mall Terbaik di Bandung yang Selalu Ramai Dikunjungi, Lengkap untuk Shopping dan Hiburan Keluarga
10 Mall di Semarang yang Tak Pernah Sepi Pengunjung, Tempat Favorit untuk Belanja dan Nongkrong
