Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 19 Februari 2024 | 20.45 WIB

8 Fakta Ilmiah yang Menarik dari Kepribadian Ambivert, Personalitas Unik di antara Introvert dan Ekstrovert

Ilustrasi orang dengan kepribadian yang ambivert yang bahagia (freepik.com) - Image

Ilustrasi orang dengan kepribadian yang ambivert yang bahagia (freepik.com)

JawaPos.com - Kebanyakan orang hanya mengenal kepribadian, yaitu introvert dan ekstrovert. Introvert identik dengan seseorang yang memiliki karakteristik lebih suka menyendiri, sedangkan ekstrovert menyukai banyak orang.

Namun akhir-akhir ini, istilah ambivert atau ‘si ambivert’ marak digunakan untuk menggambarkan posisi seseorang yang abu-abu atau di antara introvert dan ekstrovert.

Dilansir dari cafemom.com, istilah ambivert sebenarnya sudah ada sejak tahun 40-an, yang pada akhir-akhir ini, ambivert mendapat perhatian.

Secara ilmiah, ambivert atau kepribadian hibrida ini memuat fakta-fakta menarik yang telah dijelaskan melalui sains.

8 Fakta Ilmiah yang Menarik dari Kepribadian Ambivert

Ambivert memiliki ciri-ciri yang sama dengan introvert dan ekstrovert. Seseorang yang ambivert memiliki kemampuan bersosialisasi seperti ekstrovert, tetapi di sisi lainya, mereka yang ambivert juga dapat mengendalikan dengan tenang seperti introvert.

Menjadi seorang ambivert berarti memiliki kepribadian yang fleksibel. Karena mereka dapat berpindah-pindah antara introversi dan ekstroversi, atau tetap berada di tengah.

Terkadang, orang ambivert tidak yakin harus memilih bagian mana dari kepribadiannya. Oleh karena itu, mereka terkadang merasa berhenti, tidak tahu harus bertindak bagaimana lagi atau kapan waktunya untuk melakukan kembali dan mencoba sesuatu yang berbeda.

Sebuah penelitian di Wharton School menemukan bahwa orang ambivert yang berjualan, menghasilkan uang paling banyak.

Alasannya adalah,mereka cukup antusias untuk berinteraksi dengan orang lain tanpa terlihat sombong.

Merasa nyaman di mana pun adalah ciri khas seorang ambivert. Orang introvert ketika terpengaruh oleh sedikit kebisingan dan aktivitas orang lain, orang introvert lebih suka menyendiri atau berada di tempat yang damai dan tenang.

Orang ekstrovert mendambakan lebih banyak rangsangan dalam hidup mereka. Sedangkan orang yang ambivert tidak memiliki satu salah satu kecenderungan yang didominasi oleh orang ektrovert maupun introvert.

Intuisi adalah bagian dari menjadi seorang ambivert. Orang ambivert secara naluriah tahu kapan harus mendengarkan dan kapan harus diam.

Ambivert adalah orang yang bilingual secara emosional. Pada cara yang sama, hal tersebut seperti seseorang yang berbicara bahasa Inggris dan Spanyol.

Hal tersebut dapat terjadi karena ambivert mempunyai keterampilan bersosialisasi yang luas, mereka dapat terhubung dengan jangkauan yang lebih luas.

Editor: Hanny Suwindari
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore