
Ilustrasi depresi.
JawaPos.com – Stoicism mindset merupakan konsep berpikir yang digunakan untuk membentuk penguasaan diri, ketekunan, dan kebijaksanaan. Pemikiran ini nantinya berguna untuk menjalani kehidupan yang sebenarnya, bukan hanya terfokus pada bidang akademis.
Ada beberapa prinsip utama dalam stoicism mindset yang digunakan untuk menghadapi kehidupan dunia. Prinsip stoicism ini dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari untuk membantu kita mengendalikan emosi yang bersifat negatif serta mencegah depresi.
Berikut adalah 4 prinsip stoicism yang dikutip dari The Daily Stoic.
1. Keberanian
Dalam stoicism keberanian memiliki pandangan yang berbeda, karena keberanian hanya ada pada orang yang mengalami kesusahan. Seneca pernah berkata, "Anda menjalani hidup tanpa rintangan, maka tidak ada yang bisa mengetahui kemampuan Anda, bahkan Anda sendiri.”
Dunia ingin mengetahui kita termasuk dalam kategori mana, itulah sebabnya dunia terkadang mengirimkan situasi sulit kepada kita. Jangan menganggap kesulitan ini sebagai ketidaknyamanan, kesulitan atau bahkan tragedi.
Semua yang terjadi dalam hidup adalah sebuah peluang dan pertanyaan yang harus dijawab. Apakah aku punya nyali? Apakah aku punya keberanian untuk menghadapi ini?
Setelahnya, biarkan tindakanmu yang menanggapi setiap situasi dan biarkan tindakan tersebut mengingatkan kita mengapa keberanian menjadi hal yang paling penting dalam mengatasi segala situasi.
2. Kesederhanaan
Meskipun semua orang mengakui bahwa keberanian itu penting, namun kita juga sadar bahwa keberanian dapat berubah menjadi kecerobohan dan menjadi sebuah kesalahan ketika kita mulai membahayakan diri sendiri dan orang lain.
"Golden Mean" dari Aristoteles mengatakan bahwa keberanian yang kurang adalah sifat pengecut sedangkan keberanian yang berlebihan adalah kecerobohan. Hal ini menunjukkan bahwa kita harus melakukan tindakan yang benar dalam jumlah yang tepat dengan cara yang benar.
Stoicism mengajarkan bahwa keunggulan itu bukan berasal dari satu tindakan saja, melainkan kebiasaan yang sudah kita lakukan berulang kali. Kebiasaan akan kita dapatkan dari penyesuaian kecil, sistem yang baik, dan proses yang tepat.
3. Keadilan
Dalam stoicism, keadilan adalah keseimbangan yang tepat yang diiringi dengan tindakan yang benar. Keadilan dalam stoicism adalah satu prinsip yang penting karena keadilan akan mempengaruhi prinsip lainnya.
Kaum stoic tidak hanya melihat dunia dengan jelas tetapi juga melihat dengan jelas seperti apa dunia ini. Sehingga berani mengambil tindakan strategis serta resiko besar untuk membantu mewujudkan keadilan.

Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Hasil Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Bikin Kejutan! Tembus 13 Besar di FP2
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
12 Hotel Terbaik di Semarang dengan Fasilitas Lengkap, Nuansa Cozy dan Menenangkan untuk Quality Time Bersama Orang Tercinta
13 Buah Tangan Khas Malang Paling Populer dengan Cita Rasa Lezat dan Harga Ramah di Kantong
