
Ilustrasi rekan kerja yang toxic. (Freepik/teksomolika)
JawaPos.com - Selain gaji dan perkembangan karir, lingkungan kerja merupakan salah satu faktor yang sama pentingnya dalam pekerjaan. Sebab, lingkungan kerja sangat berpengaruh terhadap produktivitas.
Budaya dan rekan yang negatif dapat membuat lingkungan kerja menjadi tidak nyaman, yang akhirnya memperburuk mood dan produktivitas.
Sayangnya, banyak orang yang belum sepenuhnya sadar tentang bagaimana ciri-ciri rekan kerja yang memiliki perilaku toxic.
Dilansir dari Inc dan Risely pada Sabtu (4/5), berikut ciri-ciri rekan kerja yang toxic:
1. Sering Gosip
Orang yang sering menyebarkan rumor dan gosip tentang orang lain di tempat kerja merupakan orang yang toxic. Mereka senang mencari, mengumpulkan, dan menyebarkan informasi bahkan ketika informasi itu mungkin tidak akurat.
Alasan orang bergosip biasanya karena ingin mencari perhatian atau untuk memanipulasi informasi karena punya kepentingan pribadi.
Perilaku ini dapat menyebabkan tumbuhnya ketegangan dan rasa saling tidak percaya di antara rekan kerja.
2. Selalu Menyalahkan
Menegur atau memarahi rekan kerja jika terjadi kesalahan merupakan hal yang wajar dalam dunia kerja.
Namun, banyak kasus di mana seseorang selalu mengkritisi rekan kerjanya tanpa menyadari bahwa dirinya pun sering membuat kesalahan.
Selain itu, rekan kerja yang toxic juga cenderung menjadikan orang lain sebagai kambing hitam jika terjadi sebuah masalah.
Padahal, mungkin saja kesalahan itu adalah akibat perbuatannya, tapi Ia tidak menyadarinya atau tidak mau mengakuinya dan memilih untuk menyalahkan orang lain.
3. Raja/Ratu Drama
Rekan kerja yang toxic sangat suka membuat drama di tempat kerja. Selain suka bergosip, rekan kerja yang drama juga suka membesar-besarkan masalah.
Mereka punya kebiasaan untuk membesar-besarkan masalah sepele ketimbang mencari solusinya.
4. Mengontrol Secara Berlebihan
Rekan kerja yang toxic juga selalu berusaha untuk mengendalikan setiap situasi dan orang-orang di sekitarnya (micromanaging). Mereka bersikeras bahwa segala sesuatu harus berada dalam kendalinya.
Misalnya, kamu mengusulkan pendekatan baru untuk menyelesaikan sebuah tugas atau masalah, namun rekan kerjamu menolak tanpa mempertimbangkannya dan bersikeras bahwa caranya adalah cara yang terbaik.

Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Pesan Haru Milos Raickovic ke Bonek! Gelandang Persebaya Surabaya Sudah Berikan Segalanya Musim Ini
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
Mantan Kiper Persebaya Surabaya Buka Suara! Dimas Galih Ungkap Kondisi Ruang Ganti PSBS Biak
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
