
Ilustrasi tanda orang yang harus menjauhi media sosial.
JawaPos.com - Menghabiskan banyak waktu dengan bermain media sosial memiliki lebih banyak dampak negatif daripada keuntungan-keuntungan. Apalagi saat ini banyak dari pengguna media sosial yang mengalami kecanduan sehingga memengaruhi kesehatan emosional, mental, serta kualitas hidup.
Apabila kamu memiliki tanda-tanda seperti yang JawaPos.com lansir dari laman The Minds Journal, Minggu (12/5), mungkin kamu perlu untuk melakukan detoksifikasi media sosial. Jika tidak bisa menjauhi semua platform media sosial yang kamu miliki secara permanen, kamu bisa menghindarinya untuk sementara waktu.
1. Membandingkan diri sendiri dengan orang lain secara terus-menerus
Salah satu alasan utama mengapa kamu harus melakukan detoks media sosial adalah ketika kamu sudah mulai membandingkan dirimu dengan orang lain secara terus-menerus. Banyak pengguna media sosial seperti Facebook, Instagram dan media sosial lainnya yang membandingkan kehidupannya dengan orang lain.
Padahal orang-orang di media sosial biasanya hanya akan membagikan momen terbaik mereka saja. Sedangkan kehidupan sehari-hari kita pada umumnya biasa saja dan cenderung membosankan.
Perbandingan tersebut akan membuat kita merasa tidak pernah cukup dengan diri sendiri, sulit bersyukur hingga tidak pernah merasa puas dengan apapun yang kita miliki.
Jika kamu tidak bisa berhenti untuk membandingkan kehidupanmu sehari-hari dengan apa yang orang lain perlihatkan di media sosial. Sehingga membuat kamu berfikir bahwa hidup mereka sempurna dan hidupmu buruk, maka itu pertanda kamu harus menjauh dari media sosial.
2. Kamu merasa bahwa dirimu buruk
Ketika melihat postingan orang lain tentang liburan keluarga, pernikahan, tempat kerja ataupun hal keren lainnya, terkadang terbesit dan hati perasaan cemburu terhadap apa yang mereka lakukan.
Tanpa disadari hal tersebut membuatmu merasa benci kepada diri sendiri, meragukan diri sendiri, rendahnya rasa percaya diri, serta ketakutan akan kegagalan dan rasa tidak aman perlahan-lahan akan mulai muncul.
Jika kamu merasa memiliki ketergantungan pada jumlah like, followers, comment, ataupun retweet sehingga mempengaruhi kepercayaan diri, sebaiknya kamu mulai untuk menjauh dari media sosial. Perlu diingat bahwa tidak ada orang yang menjalani kehidupan sempurna terlepas dari apa yang mereka posting di media sosial.
3. Ponsel adalah hal pertama yang kamu cek
Tahukah kamu bahwa lebih dari 80 persen pengguna smartphone memeriksa perangkat mereka dalam waktu 15 menit setelah mereka bangun tidur?
Jika kamu salah satunya, kamu harus segera berhenti menggunakan media sosial karena perilaku tersebut berkaitan dengan peningkatan kecemburuan, stress, kurangnya perhatian, mood negatif dan juga depresi.
Selain itu, memeriksa media sosial sebelum tidur juga dapat memengaruhi kualitas tidur dan menyebabkan insomnia karena merangsang otak. Bahkan sebuah penelitian menemukan bahwa orang yang lebih sering menggunakan smartphonenya sebelum tidur lebih besar mengalami kurang tidur.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Swiss vs Slovenia di Liga Nations UEFA: La Nati Menang Besar di Thermoplan Arena
Prediksi Semen Padang vs PSPS Pekanbaru: Kabau Sirah Incar 3 Poin, Askar Bertuah Siap Bikin Kejutan!
Prediksi Skor Islandia vs Bulgaria di Liga Nations UEFA: Strákarnir okkar Tundukkan Tim Tamu
Prediksi Skor Kosovo vs Austria di Liga Nations UEFA: Das Team Perpanjang Rekor Tak Terkalahkan
Prediksi Skor Belarus vs San Marino di Liga Nations UEFA: Belyya Kryly Pesta Gol
Rekam Jejak Wadankor Brimob Irjen Victor Alexander Lateka, dari Densus 88 hingga BIN
Besan KDM Komjen Karyoto Dimutasi dari Jabatan Kabaharkam Jelang Pensiun
Prediksi Susunan Pemain Spanyol vs Ceko: De la Fuente dan Denia seperti Bermain Catur
Prediksi Finlandia vs Albania di UEFA Nations League: Duel Ketat Dua Tim Belum Kebobolan
Prediksi Skor Azerbaijan vs Lituania di Liga Nations UEFA: Milli Komanda Diprediksi Kembali Tertahan

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022