Ilustrasi perempuan yang depresi (freepik)
JawaPos.com – Depresi adalah kondisi kesehatan mental yang menyerang suasana hati (mood) yang ditandai dengan perasaan sedih yang sangat mendalam dan merasa kehilangan semangat serta motivasi untuk maju dan berkembang.
Dikutip dari laman Kementerian Kesehatan, ada beberapa faktor penyebab depresi mulai dari faktor biologis, genetik, lingkungan dan kesehatan mental.
Membahas mengenai faktor kesehatan mental dan fisik sering dikaitkan dengan tipe kepribadian setiap individu. Artinya ada beberapa tipe kepribadian yang memiliki kerentanan cukup tinggi terkena depresi.
Dilansir dari laman Neuro Health, Rabu (15/5), ada dua jenis tipe kepribadian yang paling rentan mengalami depresi diantaranya :
Tipe kepribadian neurotisme dikenal sebagai individu yang memiliki tingkat sensitivitas tinggi secara emosional. Dalam hal ini mereka cenderung mudah memiliki pikiran yang negatif.
Mereka juga memiliki kecerdasan emosional yang kurang stabil sehingga ketika menerima suatu kondisi yang membuat tersinggung akan menjadi beban pikiran hingga berlarut-larut.
Hal ini jika secara terus-menerus dipikirkan tanpa menemukan solusi maka bisa menyebabkan kecemasan dan depresi. Bahkan perempuan yang neurotik ini cenderung rentan mengingat kembali hal-hal yang sama sesuatu yang sudah terjadi.
Fenomena tersebut biasa dikenal dengan istilah “perenungan”. Mereka justru menjadi pribadi yang banyak merenung dan melamun memikirkan hal negatif hingga meratapinya.
Dari perenungan ini, mereka akhirnya timbul perasaan sedih, merasa bersalah, dan khawatir berlebihan padahal secara realitanya hal yang dipikirkan sudah terjadi dan bukan sepenuhnya salah mereka.
Sedangkan pria neurotik, justru lebih banyak mengingat kenangan yang negatif. Sehingga tak heran jika mereka lebih susah bangkit jika sedang mengalami keterpurukan atau kemunduran dalam hidupnya.
Tipe kepribadian yang introvert dikenal sebagai pribadi yang memiliki spontanitas dalam mengingat lebih banyak peristiwa kehidupan yang negatif.
Dr Florin Dolcos seorang rekan penulis penelitian menjelaskan bahwa mereka melihat ciri-ciri yang terkait dengan cara orang memproses dunia emosional dan cara mereka meresponnya.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Swiss vs Slovenia di Liga Nations UEFA: La Nati Menang Besar di Thermoplan Arena
Prediksi Semen Padang vs PSPS Pekanbaru: Kabau Sirah Incar 3 Poin, Askar Bertuah Siap Bikin Kejutan!
Prediksi Skor Islandia vs Bulgaria di Liga Nations UEFA: Strákarnir okkar Tundukkan Tim Tamu
Prediksi Skor Kosovo vs Austria di Liga Nations UEFA: Das Team Perpanjang Rekor Tak Terkalahkan
Prediksi Skor Belarus vs San Marino di Liga Nations UEFA: Belyya Kryly Pesta Gol
Rekam Jejak Wadankor Brimob Irjen Victor Alexander Lateka, dari Densus 88 hingga BIN
Besan KDM Komjen Karyoto Dimutasi dari Jabatan Kabaharkam Jelang Pensiun
Prediksi Susunan Pemain Spanyol vs Ceko: De la Fuente dan Denia seperti Bermain Catur
Prediksi Finlandia vs Albania di UEFA Nations League: Duel Ketat Dua Tim Belum Kebobolan
Prediksi Skor Azerbaijan vs Lituania di Liga Nations UEFA: Milli Komanda Diprediksi Kembali Tertahan

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022