
Salah satu perilaku yang memicu teman Anda mengklik unfriend di media sosial adalah sering upload (freepik)
JawaPos.com – Banyak orang mengira media sosial adalah cara hebat untuk tetap terhubung tetapi kemudian mereka mendapati diri mereka tidak lagi mendapatkan teman di digital.
Awalnya mereka menganggap teman pengikutnya tidak menyukai foto liburan atau mereka terlalu banyak membagikan meme.
Namun semakin berjalannya waktu, akhirnya mereka penting menyadari bahwa terlalu nyaman saat daring dan lupa bahwa apa yang kita posting dapat menimbulkan konsekuensi nyata.
Dilansir dari laman Global English Editing, Selasa (1/10), berikut beberapa perilaku yang menjadi alasan seseorang mengklik “unfriend” atau membatalkan pertemanan di media sosial dengan Anda :
Di era digital, ada batasan tipis antara bersikap terbuka dan terlalu banyak berbagi. Kita semua mempunyai satu teman di media sosial yang cenderung mengunggah setiap detail kehidupan mereka.
Dari apa yang mereka makan untuk sarapan hingga kehancuran emosional terakhir mereka. Ini adalah perilaku umum diantara orang-orang yang sering mendapati diri mereka tidak lagi berteman di media sosial.
Faktanya penelitian telah menunjukkan bahwa berbagi terlalu banyak hal dapat menimbulkan konsekuensi nyata.
Peluchette dan Karl menemukan bahwa orang dewasa usia kuliah menyadari bagaimana postingan yang tidak pantas dapat memengaruhi cara mereka terutama ketika mencoba mendapatkan magang atau pekerjaan.
Perilaku lain yang menyebabkan orang menghapus pertemanan dengan Anda di media sosial adalah mengabaikan etika dan sopan santun. Artinya apa yang Anda anggap lucu atau menarik bisa saja tidak sama bagi orang lain.
Oleh sebab itu, penting untuk berhati-hati tentang apa yang kita posting dan selalu mencoba mempertimbangkan bagaimana hal itu dapat diartikan oleh orang yang berbeda.
Menandai teman dalam kiriman atau foto dapat menjadi cara yang menyenangkan untuk berbagi pengalaman dan kenangan. Namun, jika dilakukan secara berlebihan maka hal ini dapat dengan cepat menjadi hal yang mengganggu.
Masalah dengan penandaan yang berlebihan dapat mengacaukan linimasa dan notifikasi teman Anda. Pasalnya tidak semua orang suka jika feed mereka dipenuhi foto atau postingan yang tidak berhubungan langsung dengan mereka.
Intinya selalu bijaksana untuk bertanya sebelum menandai seseorang atau setidaknya memastikan bahwa itu adalah sesuatu yang mereka minati atau senang untuk dikaitkan dengannya.
Platform media sosial dimaksudkan untuk menghubungkan kita mulai dari berbagi kegembiraan, pengalaman dan bahkan tantangan kita.
Namun jika unggahan Anda terus-menerus berisi hal negatif maka hal itu dapat merusak pengalaman orang-orang di media sosial.

Persib Bandung Dilaporkan Berburu 2 Winger Kiri Baru demi Prestasi di AFC, Nilai Pasarnya Lewati Thom Haye!
11 Kuliner Maknyus Sekitar Kebun Raya Bogor, Tempat Makan yang Sejuk, Nyaman dan Enak
20 Cafe Paling Instagramable di Surabaya, Tempat Ngopi yang Bukan Hanya Kuliner Enak tapi Juga Estetik
Bocor! Ini Alasan Yuran Fernandes Terima Pinangan Bernardo Tavares untuk Perkuat Persebaya Surabaya
14 Angkringan Paling Nikmat di Surabaya, Tempat Nongkrong Seru Sambil Kuliner dan Jajan
Berlabel Timnas Cape Verde! Yuran Fernandes Siap Jadi Tembok Baru Persebaya Surabaya Era Bernardo Tavares
Breaking News! Persebaya Surabaya Deal Rekrut Yuran Fernandes, Green Force Dapatkan Pengganti Gustavo Fernandes
Kronologi Sekeluarga Tewas saat Camping di Temanggung: Mulut Korban Berbusa ketika Ditemukan
Kabar Baik! HP Frans Putros yang Hilang saat Konvoi Juara Persib Bandung Akhirnya Ditemukan
15 Kuliner Soto Ayam Paling Lezat di Surabaya dengan Kuah Kuning Pekat, Koya Memikat dan Topping Nikmat
