Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 31 Oktober 2024 | 19.54 WIB

Tidak Bisa Masuk Surga dan Ditolak di Neraka: Perjalanan Kelam Stingy Jack, Dongeng Irlandia Kuno yang Menginspirasi Penggunaan Labu di Hari Halloween

Hiasan dari labu yang identik dengan hari Halloween./ERIK FREELAND/CORBIS SABA/CORBIS VIA GETTY IMAGES

JawaPos.com - Perayaan Halloween yang jatuh setiap 31 Oktober selalu lekat dengan hiasan buah labu yang diparut hingga membentuk wajah seram maupun lucu. Orang-orang di negara barat biasa menyebut labu ini dengan Jack O' Lantern.

Di balik kemeriahan dan keseruan perayaan Halloween, ada cerita cukup seram yang melatarbelakangi mengapa labu begitu identik dengan perayaan yang bernama asli All Hallows' Evening, atau Malam Para Orang Kudus, tersebut.

Dilansir dari berbagai sumber, perayaan Halloween awalnya tidak menggunakan labu, melainkan lobak. Penggunaan lobak ini berangkat dari sebuah folklore atau cerita rakyat tentang sosok bernama Stingy Jack yang kemudian menjadi sebutan resmi labu Halloween.


Tak Bisa Masuk Surga, Ditolak di Neraka

Beberapa tahun kemudian setelah kejadian di pohon apel, Jack akhirnya menghembuskan napas terakhir akibat kebiasaan minumnya yang sangat buruk.

Karena selalu berbuat jahat dalam hidupnya, roh Jack tentu tidak bisa masuk ke surga.

Di saat yang sama, Jack juga ditolak di neraka karena pernah mengerjai iblis.

Frustrasi, Jack akhirnya memohon kepada iblis untuk membiarkan rohnya masuk ke neraka, namun iblis mengatakan bahwa ia tidak bisa membawa jiwa Jack ke neraka karena perjanjian yang mereka buat di pohon apel.

Hal ini pun akhirnya membuat Jack menjadi arwah penasaran yang terperangkap selama-lamanya di bumi.

Jack O' Lantern

Untuk menghibur sekaligus mengolok-olok Jack yang nelangsa, iblis lalu memberikan sebuah lentera kepadanya. Lentera tersebut berbentuk sebongkah bara yang ditempatkan di dalam sebuah lobak yang sudah diparut bagian dalamnya.

Lentera ini kemudian menjadi satu-satunya teman Jack dalam perjalanan barunya mengarungi alam hidup dan mati untuk menemukan tempat peristirahatan terakhirnya.

Iblis pun kemudian memanggil Jack dengan sebutan Jack Si Lentera, alias Jack O' Lantern.

Berdasarkan kisah di atas, perayaan Halloween memang sempat dirayakan dengan menggunakan lobak. Namun seiring berkembangnya zaman, lobak perlahan-lahan mulai digantikan dengan labu yang relatif lebih mudah didapatkan.

Penggunaan labu sebagai Jack O' Lantern di perayaan Halloween pun terus berjalan dan dilestarikan hingga detik ini. Memasang Jack O' Lantern juga diyakini beberapa orang barat bisa mengusir roh jahat dan arwah penasaran yang hendak menghampiri rumah mereka.

Editor: Banu Adikara
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore