
Hanakotoba atau bahasa bunga adalah salah satu cara dari orang Jepang untuk menyampaikan isi hati. (sumber: Pixabay)
JawaPos.com - Bunga memiliki makna yang berbeda-beda di setiap budaya. Anda dapat mengekspresikan emosi serta perasaan kepada orang lain melalui media bebungaan.
Dalam budaya Jepang, berbagai bahasa bunga ini disebut hanakotoba. Namun, ini tidak berarti semua orang memahami bahasa bunga.
Penasaran dengan cara orang Jepang dalam mengekspresikan maksud serta perasaan mereka melalui media bebungaan yang cantik? Yuk, simak artikel berikut membahas hanakotoba.
Hanakotoba, Setiap Bunga Memiliki Makna yang Lebih Berdampak daripada Kata-kata
Sudah menjadi fakta umum bahwa bahasa terdiri dari kata-kata dan gerakan yang sudah tidak asing lagi bagi kebanyakan dari kita. Setiap budaya memiliki bahasanya sendiri, dan sering kali, ada tumpang tindih antarbahasa yang membuat komunikasi menjadi sedikit lebih mudah.
Pada waktu lain, orang-orang mengandalkan terjemahan untuk menjembatani banyak kesenjangan yang tidak langsung bisa mereka pahami. Namun, yang terkadang orang-orang anggap remeh adalah bahwa ada bahasa yang melampaui kata-kata dan gerakan sederhana di seluruh dunia.
Satu bahasa khususnya adalah Hanakotoba yang menjadi cara orang Jepang untuk mengomunikasikan atau mengekspresikan emosi serta maksud mereka melalui media bunga. Setiap warna atau jenis bunga memiliki makna dan perasaannya masing-masing, yang seringkali lebih berdampak daripada sekadar kata-kata.
Hal ini karena dalam budaya Jepang, memberikan bunga kepada orang lain bukanlah hal yang mudah; makna yang mendasari bunga menentukan pesan yang ingin disampaikan dan memungkinkan penyampaian perasaan dan emosi tanpa kata-kata.
Orang Jepang sangat mencintai dan menghormati alam, bahkan mereka telah memberikan makna pada bunga jauh sebelum orang Inggris melakukannya. Kehidupan orang Jepang sangat berpusat pada 4 musim dan bunga bertindak seperti cermin dengan mana bunga memantulkan perjalanan waktu.
Bunga sangat umum di Jepang, bunga dijalin melalui budaya dalam bentuk seni, pakaian, sebagai bagian dari upacara keagamaan, dan bahkan dipajang dalam dokumen hukum. Bunga keagamaan yang paling istimewa di Tiongkok dan Jepang adalah teratai yang melambangkan Buddha dan kebajikannya akan kebenaran dan keabadian. Bunga sakura dan krisan juga sangat penting dalam budaya Jepang.
Meskipun bunga telah memiliki tempat simbolis dalam mitologi, agama, dan budaya selama hampir sama lamanya dengan keberadaan mitologi, agama, dan budaya manusia, tradisi hanakotoba nyatanya belum setua mitos di negeri Jepang sendiri.
Faktanya, tradisi hanakotoba ini diperkirakan dimulai di Jepang selama Periode Meiji, antara tahun 1868 dan 1912. Ini hanya beberapa dekade setelah masa ketika Bahasa Bunga benar-benar menguasai dunia Barat selama era Victoria.
Hadir di Berbagai Budaya Jepang: Ikebana, Kimono, sampai Anime dan Manga
Karena pada hakikatnya merupakan suatu bentuk komunikasi dan makna bunga sebenarnya dapat ditafsirkan atau diterjemahkan di mana saja bunga digunakan secara sengaja, seperti menemukan makna simbolis bunga yang terdapat dalam literatur.
Betapa cintanya orang-orang Jepang dengan bentuk komunikasi tidak langsung yang mengutamakan keindahan bahasa kiasan yang sarat dengan simbol, budaya hanakotoba pun ikut merasuk ke dalam berbagai budaya lain di Negeri Sakura tersebut.

Pemerintah Perkuat Pengawasan Tata Niaga Minyak Goreng, Mafia Pangan Bakal Disikat Habis
Bocor! Ini Alasan Yuran Fernandes Terima Pinangan Bernardo Tavares untuk Perkuat Persebaya Surabaya
Prediksi Skor PSG vs Arsenal di Final Liga Champions 2025/2026! Les Parisiens Unggul Tipis
11 Barang yang Secara Psikologi Jadi Pemborosan Orang Miskin tapi Tak Pernah Dibeli Orang Kaya
Prediksi Line Up PSG Menghadapi Arsenal di Final Liga Champions
Suasana di Dalam Tenda Glamping Tempat Satu Keluarga Tewas di Temanggung
Harga Pasaran 4 Pemain Lokal Ini Bikin Kaget! Meroket usai Bawa Persebaya Surabaya Finis Papan Atas
Breaking News! Persebaya Surabaya Deal Rekrut Ramadhan Sananta, Mesin Gol Baru Era Bernardo Tavares
20 Cafe Paling Instagramable di Surabaya, Tempat Ngopi yang Bukan Hanya Kuliner Enak tapi Juga Estetik
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
