Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 13 November 2024 | 23.43 WIB

7 Situasi Hidup di Mana Kamu Lebih Baik untuk Memilih Diam Menurut Psikologi: Salah Satunya Ketika Marah

Ilustrasi orang-orang yang sedang diam. (freepik.com/freepik)

JawaPos.com - Keadaan hidup yang dijalani setiap hari selalu beragam dan semuanya tidak bisa diprediksi, ada yang tiba-tiba mendapatkan kabar buruk atau mungkin kejutan manis yang sudah lama didambakan.

Dalam menghadapi segala situasi hidup ini, kita perlu mampu mengendalikannya dengan baik. Entah itu harus menanggapinya dengan sedih, tertawa, senyum, atau hanya diam.

Melansir dari laman Baseline Mag pada (13/11), ada 7 situasi hidup disaat kamu lebih baik untuk diam menurut psikologi :

1. Ketika marah

Ketika dalam keadaan marah, lubang hidung akan melebar, detak jantung melonjak, dan tiba-tiba wajahmu memerah. Kemarahan adalah emosi yang kuat, tapi biasanya ini bukan waktu terbaik untuk mengobrol.

Psikologi memberi tahu bahwa ketika marah, kita cenderung mengatakan hal-hal yang kemudian kita sesali. Kemampuan untuk berpikir rasional dan mempertimbangkan konsekuensi perkataan cenderung hilang begitu saja.

Jadi, daripada langsung marah-marah, lebih baik menahan lidah, berilah waktu untuk menenangkan diri dan menenangkan pikiran. Tetap diam saat marah bukan berarti menekan perasaan, tapi memberi ruang untuk mengekspresikannya dengan cara rasional.

2. Ketika tak mendapat informasi lengkap

Diantara kita pasti pernah masuk ke sebuah ruangan, menangkap ujung percakapan, dan langsung melontarkan pendapat tanpa mengetahui konteks lengkapnya. Psikologi memberi tahu bahwa kita akan lebih dihormati dan dihargai atas masukan setelah meluangkan waktu untuk memahami suatu situasi sepenuhnya.

Ketika Anda berada dalam situasi yang sama, luangkan waktu sejenak, dengarkan dan pelajari terlebih dahulu sebelum mengomentari, dan ini sangat berharga.

3. Saat orang lain berbicara

Pasti kita tak pernah merasa nyaman ketika berbicara malah dipotong begitu saja. Jika kamu ingin terlihat dihargai dan dihormati, penting untuk berlatih mendengarkan secara aktif.

Ini berarti tak hanya diam bodoh amat, tapi juga menunjukkan bahasa tubuh bahwa kamu tertarik dengan hal yang mereka katakan.

4. Saat hening sejenak

Editor: Novia Tri Astuti
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore