
Kebiasaan orang banyak hutang. (pexels.com)
JawaPos.com - Mengatur keuangan memang tidak selalu mudah, terutama jika seseorang sudah terbiasa hidup dengan gaya yang cenderung boros atau kurang perhitungan.
Tanpa disadari, banyak orang terjebak dalam kebiasaan yang membuat mereka jadi "raja hutang."
Beberapa kebiasaan berikut adalah tanda-tanda umum yang bisa jadi sinyal peringatan bagi Anda untuk lebih berhati-hati ketika berurusan soal uang dengan mereka.
Dilansir dari laman Small Business Bonfire pada Rabu (13/11) yuk, kenali kebiasaan orang banyak hutang berikut ini!
Salah satu ciri utama orang yang sering berhutang adalah kebiasaan hidup yang penuh kemewahan dan cenderung berfoya-foya.
Mereka rela mengeluarkan uang lebih banyak untuk hal-hal yang sebenarnya tidak penting hanya demi kesenangan sementara.
Gaya hidup seperti ini tentu saja membuat mereka sulit menabung dan lebih mudah terjebak dalam hutang untuk menutupi kebutuhan sehari-hari.
Orang yang sering berhutang biasanya tidak begitu peduli dengan angka-angka dalam keuangan mereka, seperti jumlah pengeluaran atau sisa saldo di rekening.
Mereka menganggap remeh hal-hal tersebut, dan inilah yang akhirnya membuat mereka mudah kehabisan uang sebelum akhir bulan. Saat berurusan soal uang, mereka cenderung tidak menghitung secara detail dan malah “asal bisa bayar nanti,” tanpa berpikir panjang.
Saat ini, banyak orang terjebak pada gaya hidup pamer di media sosial. Mereka ingin selalu terlihat sukses dan glamor di hadapan teman-temannya, meski sebenarnya keuangan pribadi mereka kacau.
Kebiasaan pamer ini sering kali membuat seseorang merasa harus membeli barang-barang mewah agar bisa “eksis” di media sosial. Alhasil, mereka pun sering kali berhutang untuk membeli barang-barang yang sebenarnya tidak perlu.
Orang dengan kebiasaan berhutang sering kali melakukan pembelian impulsif. Artinya, mereka cenderung membeli barang-barang tanpa perencanaan yang matang.
Bisa saja mereka melihat iklan yang menarik atau promo diskon, lalu langsung membeli tanpa memikirkan apakah barang itu benar-benar diperlukan atau tidak.
Kebiasaan ini tentu saja menggerus keuangan mereka dan membuat mereka lebih sering mengambil pinjaman atau utang untuk menutupi pengeluaran tak terencana.
Kartu kredit atau fasilitas kredit lainnya kerap kali menjadi “penyelamat” bagi orang yang memiliki kebiasaan banyak hutang. Mereka cenderung bergantung pada kartu kredit untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari atau membeli barang yang mereka inginkan.

Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
Korban Rudapaksa di Cipondoh Jalani Trauma Healing, DP3AP2KB Kota Tangerang Beri Pendampingan Khusus
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Siapa yang akan Bertemu Arsenal di Final Liga Champions?
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
Mobil Plat L Ringsek di Malang Diserang 300 Orang? Polres Malang Turun Tangan, Ini Fakta Terbarunya
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
15 Rekomendasi Kuliner Mantap Dekat Bandara Juanda Surabaya, Cocok untuk Isi Waktu Sebelum Check-in
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
12 Kuliner Mie Kocok di Bandung Paling Enak dengan Kuah Gurih yang Bikin Nagih Sejak Suapan Pertama
