
Ilustrasi orang mengunyah dengan benar. (Pexels)
JawaPos.com – Mungkin kebanyakan orang belum mengetahui bahwa cara mereka makan dapat mempengaruhi kesehatan mereka.
Beberapa orang yang memiliki jadwal padat, seringkali tidak mempertimbangkan seberapa baik mereka mengunyah.
Meskipun memang tidak terlihat berbahaya, tetapi perilaku ini dapat menimbulkan konsekuensi pada masalah kesehatan. Mengunyah dengan benar penting untuk pencernaan dan kesehatan secara umum, dan hal ini melibatkan lebih dari mencerna makanan.
Dilansir dari Times of India, ada beberapa alasan mengapa Anda perlu untuk memperlambat waktu makan dan bagaimana mengunyah yang tidak tepat dapat membahayakan Kesehatan Anda.
1. Mengunyah dengan buruk dapat menyebabkan masalah pencernaan
Pencernaan dimulai dari mulut Anda. Mengunyah adalah memecah makanan menjadi potongan-potongan kecil, sehingga lebih mudah diproses oleh lambung dan usus Anda.
Air liur, yang mengandung enzim pencernaan, mulai memecah karbohidrat bahkan sebelum makanan mencapai lambung Anda.
Jika Anda tidak mengunyah dengan benar, sistem pencernaan Anda harus bekerja lebih keras, sehingga menyebabkan beberapa gangguan.
Kembung disebabkan oleh partikel makanan yang besar, sehingga membutuhkan waktu lebih lama untuk dicerna dan dapat berfermentasi di dalam usus. Ini menyebabkan gas dan rasa tidak nyaman pada perut.
Mulas disebabkan oleh makanan yang dikunyah dengan tidak benar, sehingga dapat memicu refluks asam karena lambung Anda kesulitan mencerna makanan yang telah ditelan.
2. Makan terburu-buru dapat mempengaruhi rasa kenyang dan berat badan
Beberapa orang dengan rutinitas yang padat akan selalu buru-buru untuk melakukan segala aktivitas, ini juga termasuk cara mereka makan. Maka dari itu, Anda mungkin sering makan dengan cepat, hanya untuk memenuhi rasa lapar sesaat.
Ketika Anda mengunyah dengan perlahan, otak Anda memiliki waktu untuk mencatat rasa kenyang. Sebuah studi dalam Physiology and Behavior menunjukkan bahwa mengunyah lebih banyak dapat mengurangi rasa lapar dan asupan makanan.
Hal ini kemungkinan berhubungan dengan pelepasan hormon usus yang bertanggung jawab atas rasa kenyang.
Tinjauan lain dari Journal of the Academy of Nutrition and Dietetics menyarankan untuk meningkatkan jumlah kunyahan per gigit.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Susunan Pemain Denmark vs Portugal: Ruben Dias Siap Bawa Pulang Kemenangan
Prediksi Skor Israel vs Kosovo di UEFA Nations League: Dardanet Berpeluang Menang Tipis
Prediksi Skor Irlandia vs Austria di Liga Nations UEFA: Das Team Curi Poin
Alyssa Daguise Sedih Wajah Baby Soso Terekspos ke Publik
Prediksi Skor Vietnam vs Pakistan di FIFA ASEAN Cup: Golden Star Warriors Lumat Habis Shaheens
Injury Time Timnas Indonesia vs Bangladesh Jadi 7 Menit, John Herdman Beri Penjelasan
Prediksi Skor Polandia vs Rumania di Liga Nations UEFA: Biało-czerwoni Berburu Kemenangan
Fakta Sebenarnya Soal Hubungan Ashanty dengan Azriel Hermansyah
Prediksi Israel vs Kosovo di UEFA Nations League: Duel Ketat, Tim Tamu Berpeluang Menang
Gelar Pertemuan, BEM UI, SEMA UGM, dan KM ITB Sepakat Gelar Aksi Besar dalam Waktu Dekat

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022