Stres dan Cemas Picu Kebiasaan Gigit Sedotan. (Alessio Cesario / Pexels).
JawaPos.com – Kebiasaan menggigit sedotan adalah fenomena yang sering dijumpai, baik pada anak-anak maupun orang dewasa. Meski terlihat sepele, kebiasaan ini ternyata memiliki penjelasan psikologis yang mendalam dan dapat memengaruhi kesehatan secara keseluruhan.
Melansir dari Halodoc, berikut adalah penjelasan mengenai penyebab kebiasaan menggigit sedotan, dampaknya, serta cara mengatasinya.
Salah satu alasan seseorang memiliki kebiasaan menggigit sedotan adalah kondisi psikologis yang dikenal sebagai oral fixation.
Oral fixation merupakan istilah yang berasal dari teori psikoanalisis Sigmund Freud. Menurut Freud, individu yang tidak mendapatkan pemenuhan kebutuhan emosional atau fisik pada tahap oral (usia lahir hingga sekitar empat tahun) dapat mengembangkan kebiasaan oral yang berlanjut hingga dewasa.
Bentuk fiksasi oral tidak hanya terbatas pada menggigit sedotan, tetapi juga termasuk menggigit kuku, mengunyah pensil, atau kebiasaan lain yang melibatkan mulut.
Mekanisme Pengelolaan Stres
Menggigit sedotan dapat berfungsi sebagai cara untuk mengurangi stres atau kecemasan. Tanpa disadari, tindakan ini memberikan rasa nyaman sementara.
Kebosanan
Bagi beberapa orang, kebiasaan ini muncul sebagai respons terhadap kebosanan, seperti saat tidak ada aktivitas yang dilakukan.
Kebutuhan Psikologis
Sebagai manifestasi dari fiksasi oral, kebiasaan menggigit sedotan dapat menjadi tanda adanya kebutuhan emosional yang belum terpenuhi.
Meskipun tampak tidak berbahaya, kebiasaan ini dapat menimbulkan beberapa masalah kesehatan, antara lain:
Kerusakan Gigi
Tekanan terus-menerus pada gigi dapat merusak enamel, menyebabkan gigi sensitif, atau bahkan berlubang.
Masalah Mulut dan Gusi
Menggigit sedotan yang tidak higienis dapat meningkatkan risiko infeksi pada mulut dan gusi.
Kebiasaan yang Sulit Dihentikan
Seiring waktu, kebiasaan ini dapat berkembang menjadi perilaku otomatis yang sulit dihentikan tanpa intervensi.
Alihkan dengan Aktivitas Lain
Menggantikan kebiasaan menggigit dengan aktivitas lain, seperti menggenggam bola stres atau mengunyah permen karet bebas gula, dapat membantu.
Tingkatkan Kesadaran Diri
Sadari kapan kebiasaan ini muncul, misalnya saat sedang stres atau bosan, sehingga Anda dapat mengantisipasinya.

Persib Bandung Dilaporkan Berburu 2 Winger Kiri Baru demi Prestasi di AFC, Nilai Pasarnya Lewati Thom Haye!
Persebaya Surabaya Dikabarkan Rekrut 2 Striker dan 2 Bek Baru, Ada Punggawa Tim Nasional
11 Kuliner Maknyus Sekitar Kebun Raya Bogor, Tempat Makan yang Sejuk, Nyaman dan Enak
Jadwal Shalat Idul Adha 2026 di Jakarta, Bandung, Surabaya, dan Kota Besar Lainnya
Dulu Antreannya Mengular dan Jadi Buah Bibir Media Sosial, Kini Terlihat Lengang: Mengulik 5 Tempat Makan yang Sempat Viral Lalu Sepi Pengunjung
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
20 Cafe Paling Instagramable di Surabaya, Tempat Ngopi yang Bukan Hanya Kuliner Enak tapi Juga Estetik
14 Angkringan Paling Nikmat di Surabaya, Tempat Nongkrong Seru Sambil Kuliner dan Jajan
Breaking News! Persebaya Surabaya Deal Rekrut Yuran Fernandes, Green Force Dapatkan Pengganti Gustavo Fernandes
10 Kuliner Lezat Dekat Stasiun Pasar Turi Surabaya, dari Lontong Balap hingga Nasi Bebek
