
Perilaku gaptek ketika bertambah usia menurut psikologi
JawaPos.com – Seiring bertambahnya usia, beberapa orang cenderung menjadi “gaptek” alias gagap teknologi atau kurang akrab dengan teknologi.
Psikologi menunjukkan bahwa ada beberapa perilaku khas yang sering muncul pada orang-orang tersebut.
Dilansir dari Hack Spirit pada Jumat (10/1), diterangkan bahwa terdapat enam perilaku yang menunjukkan seseorang justru semakin Gaptek seiring dengan bertambahnya usia mereka menurut Psikologi.
1. Penolakan terhadap perubahan
Ketika usia bertambah, menolak perubahan teknologi menjadi perilaku yang semakin lumrah ditemui. Kenyamanan dengan hal-hal yang sudah familiar seringkali membuat seseorang enggan beradaptasi dengan perangkat atau pembaruan perangkat lunak terbaru.
Perasaan terbebani dengan kecepatan kemajuan teknologi membuat mereka lebih memilih bertahan dengan apa yang sudah mereka kuasai. Meski terlihat sebagai pilihan yang lebih mudah untuk jangka pendek, sikap ini justru dapat menciptakan kesenjangan kompetensi teknologi yang semakin melebar.
Penting untuk dipahami bahwa menerima perubahan teknologi bukan sekadar tentang mengikuti tren, tetapi lebih kepada membuka diri terhadap pengalaman baru yang dapat memperkaya kehidupan. Adaptasi terhadap perubahan teknologi juga berarti membuka peluang untuk tetap terhubung dalam dunia yang semakin digital.
2. Menghindari teknologi baru
Fenomena menghindari teknologi baru sering terlihat dari ungkapan “Saya tidak butuh hal-hal canggih seperti itu.” Mereka yang menunjukkan perilaku ini bukannya tidak mampu belajar, tetapi telah memutuskan bahwa upaya mempelajari teknologi baru tidak sebanding dengan manfaatnya.
Ketika ditawarkan kemudahan seperti mobile banking atau perangkat rumah pintar, mereka lebih memilih cara konvensional yang sudah mereka kenal. Penghindaran ini seringkali muncul karena keengganan mengakui bahwa mereka membutuhkan pembelajaran dasar tentang teknologi.
Ironisnya, sikap menolak teknologi baru justru membuat hidup menjadi lebih rumit, seperti harus menulis cek alih-alih melakukan pembayaran digital atau mencetak peta ketimbang menggunakan GPS. Keengganan untuk mengambil langkah pertama dalam pembelajaran teknologi ini secara tidak sadar menciptakan jarak yang semakin lebar dengan dunia modern.
3. Ketergantungan pada bantuan orang lain
Beberapa orang memandang kerabat atau teman yang melek teknologi sebagai “teknisi pribadi” mereka. Setiap kali menghadapi masalah teknis sekecil apapun, mereka langsung mencari bantuan tanpa berusaha menyelesaikannya sendiri.
Ketergantungan semacam ini menciptakan lingkaran yang tidak produktif, di mana semakin sering mereka bergantung pada orang lain, semakin intimidating teknologi terasa bagi mereka.
Alih-alih mencari solusi sederhana seperti mencari tutorial di internet atau membaca panduan pengguna, mereka lebih memilih menyerahkan perangkat mereka kepada orang lain dengan alasan “Kamu lebih pandai dalam hal ini.”

Daftar Pemain Timnas Argentina dan Aljazair di Grup J Piala Dunia 2026
Daftar Pemain Spanyol dan Tanjung Verde di Piala Dunia 2026
Daftar Pemain Inggris dan Kroasia di Grup L Piala Dunia 2026
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
Daftar Pemain Swedia dan Tunisia di Piala Dunia 2026
Prediksi Skor Jerman vs Curacao di Piala Dunia 2026: Der Panzer Siap Menggila di Laga Perdana
MUI Minta Pelaku dan Pengkampanye LGBTQ Bisa Dipidana, Lebih Berat dari Pasal Perzinaan
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
5 Transportasi Surabaya-Malang Selain Motor yang Lebih Hemat, Tarif Mulai Rp 12 Ribuan
Prediksi Skor Haiti vs Skotlandia di Piala Dunia 2026: The Tartan Army Bisa Menang Besar!
