
Ilustrasi seseorang yang menatap jendela sambil memegang kepala (freepik)
JawaPos.com - Dalam kehidupan sehari-hari, memang kita tidak bisa lepas dari sebuah emosi. Senang, sedih, marah, kecewa, lewat dan bersemayam menjadi satu.
Tak jarang pula, emosi-emosi negatif seperti stres, frustasi, atau kekecewaan menumpuk dan membebani pikiran. Namun, jika emosi negatif tersebut dibiarkan, hal tersebut dapat berdampak buruk bagi kesehatan mental.
Salah satu cara untuk melepaskan emosi secara positif adalah melalui katarsis. Maka dari itu, mari ketahui lebih lanjut tentang katarsis.
Apa itu Katarsis?
Melansir Very Well Mind, katarsis berasal dari bahasa Yunani “katharsis” yang memiliki arti pembersihan atau penyucian.
Dalam dunia psikologi, katarsis sendiri diartikan sebagai proses pelepasan emosi yang kuat atau tertekan, yang bertujuan untuk membersihkan pikiran dan meredakan ketegangan emosional.
Proses ini memungkinkan seseorang untuk melampiaskan emosi secara sehat dan alami untuk meredakan konflik di alam bawah sadar.
Ketika seseorang tidak mampu menyalurkan emosi tersebut dengan baik, maka emosi tersebut dapat menumpuk dan menyebabkan masalah kesehatan mental seperti stres, kecemasan atau bahkan depresi.
Maka dari itu, katarsis menjadi sebuah jalur pembuka untuk melepaskan emosi-emosi tersebut dengan positif.
Supaya seseorang merasa lebih lega dan dapat menjalani aktivitas sehari-hari dengan perasaan yang lebih baik.
Juga, menghindari gejolak emosi yang bisa meledak karena kesulitan untuk melepaskan beban yang terpendam.
Manfaat Katarsis bagi Kesehatan Mental
Melansir Hello Sehat, pelepasan emosi melalui katarsis secara efektif meredakan stres dan frustasi, juga memberikan rasa lega dan tenang.
Proses ini juga membantu individu memandang masalah dari sudut pandang yang berbeda, terutama ketika katarsis dilakukan dengan berbagi cerita bersama orang yang dipercaya.
Dengan melepaskan emosi dengan teratur, katarsis mencegah penumpukan emosi negatif yang berpotensi memicu masalah kesehatan mental yang lebih serius, seperti kecemasan dan depresi.

7 Mall Terbaik di Bandung dengan Banyak Tenant Kuliner dan Spot Foto yang Instagramable
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
Bupati Roby Kurniawan Disebut Netizen Sebagai Bupati R yang Bikin Ayu Aulia Kehilangan Rahim
10 Rekomendasi Kuliner Bakmi Jawa di Surabaya, Pengunjung Sampe Rela Antre Demi Seporsi Kenikmatan Kuliner Malam Satu Ini!
14 Daftar Mall Terbaik di Bandung yang Selalu Ramai Dikunjungi, Lengkap untuk Shopping dan Hiburan Keluarga
10 Mall di Semarang yang Tak Pernah Sepi Pengunjung, Tempat Favorit untuk Belanja dan Nongkrong
Persebaya Surabaya Dilaporkan Capai Kesepakatan dengan Striker Asing, Punya Rekam Jejak di Indonesia!
18 Kuliner Mie Ayam di Yogyakarta yang Rasanya Autentik Tapi Harganya Cocok untuk Semua Kalangan Masyarakat
Pertemuan dengan Suporter, Fariz Julinar Tegaskan PSIS Semarang Siap Bangkit Musim Depan
4 Tempat Makan Siomay Paling Enak di Bandung, Jangan Skip karena Variannya Berlimpah dengan Siraman Bumbu Kacang yang Lezat
