
Ilustrasi: Wanita tersenyum. (Pexels)
JawaPos.com – Menjadi single atau lajang sering kali dipandang sebelah mata oleh sebagian orang, terutama dalam masyarakat yang menilai kebahagiaan sering kali berhubungan dengan status hubungan.
Namun, jika dilihat dari sudut pandang yang berbeda, menjadi lajang juga menawarkan banyak keuntungan yang tak kalah berharga.
Bagi banyak orang, menjalani hidup tanpa pasangan dapat memberikan kebebasan dan peluang untuk lebih fokus pada diri sendiri dan tujuan pribadi.
Melansir dari laman PsychCentral, Rabu (15/1), berikut adalah 6 manfaat menjadi single yang sering kali tidak disadari banyak orang. Apa saja itu?
Dalam sebuah penelitian pada tahun 2022 terhadap partisipan lajang, peserta melaporkan bahwa manfaat utama menjadi lajang adalah memiliki banyak waktu untuk diri sendiri.
Sebagai orang yang masih lajang, seseorang tidak perlu mengatur waktu atau jadwal dengan mempertimbangkan orang lain, seperti yang mungkin terjadi dalam hubungan yang melibatkan pasangan.
Dengan menjadi single, seseorang memiliki kebebasan penuh untuk menentukan bagaimana mereka ingin menghabiskan waktu.
Mereka bisa fokus pada diri sendiri, melakukan hobi, atau mengejar minat yang memberikan kepuasan dan nilai dalam hidup mereka.
Salah satu keuntungan melajang adalah seseorang memiliki waktu dan energi lebih dalam hubungan dengan orang lain yang penting dalam hidup mereka, seperti teman, keluarga, dan tetangga.
Penelitian pada tahun 2015 menunjukkan bahwa orang yang lajang cenderung lebih sering menjalin hubungan sosial, memberi dan menerima bantuan dari orang-orang di sekitar mereka, dibandingkan dengan mereka yang sudah menikah.
Penulis penelitian ini berhipotesis bahwa hal ini terjadi karena orang yang sudah menikah mungkin cenderung lebih fokus pada hubungan mereka dengan pasangan, sehingga mereka tidak merasa perlu atau tidak memiliki banyak waktu untuk menjalin hubungan sosial di luar itu.
Sebaliknya, orang lajang memiliki lebih banyak waktu dan kebebasan untuk membangun dan menjaga hubungan sosial dengan orang lain, karena mereka tidak terikat pada kewajiban untuk fokus pada pasangan mereka.
Dalam hubungan yang berkomitmen, kita sering fokus pada pasangan dan menghabiskan banyak energi untuk mengenal orang lain, sehingga sulit untuk mengenal diri sendiri. Saat masih single, kita memiliki lebih banyak waktu untuk menggali diri dan meningkatkan kesadaran diri.
Penelitian pada tahun 2022 menunjukkan bahwa kesadaran diri yang lebih tinggi dapat meningkatkan kesejahteraan, memberi makna hidup yang lebih besar, hubungan sosial yang lebih kuat, dan kesejahteraan psikologis yang lebih baik.
Dalam sebuah penelitian pada tahun 2022, salah satu manfaat utama dari menjadi single adalah dapat lebih fokus pada tujuan pribadi.

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
12 Rekomendasi Mall Terbaik di Tangerang 2026: Destinasi Belanja, Kuliner & Lifestyle Favorit
Update Klasemen Usai MotoGP Catalunya 2026: Jorge Martin Gigit Jari, Bezzecchi Masih Tak Tersentuh
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
Jadwal dan Link Live Streaming Moto3 Catalunya 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama Start P20
