Ilustrasi pasangan yang egois. (Freepik)
JawaPos.com - Ada garis tipis antara menjaga kepentingan diri sendiri dan menjadi egois. Perbedaannya sering terlihat dari cara kita berbicara. Orang yang egois cenderung menggunakan ungkapan tertentu tanpa menyadari dampaknya.
Psikologi telah banyak meneliti fenomena ini dan memberikan wawasan tentang bahasa tidak sadar yang mencerminkan sifat egois. Dengan memahami ungkapan-ungkapan ini, kita bisa lebih waspada terhadap cara bicara dan tindakan kita sendiri. Dilansir dari Geediting pada Kamis (16/1), berikut adalah 10 ungkapan yang sering digunakan oleh orang egois tanpa mereka sadari:
1. "Aku berhak ..."
Ungkapan ini sering digunakan untuk menegaskan hak atau nilai diri seseorang. Namun, masalah muncul ketika digunakan secara berlebihan untuk membenarkan sikap merasa berhak atas segala sesuatu atau menghindari tanggung jawab. Menurut psikologi, pola ini sering dikaitkan dengan narsisme dan sikap egosentris. Dengan menyadari penggunaan ungkapan ini, kita bisa belajar berkomunikasi secara lebih seimbang.
2. "Itu bukan masalahku ..."
Pernah mendengar seseorang berkata, "Itu bukan masalahku"? Kalimat ini mencerminkan ketidakpedulian terhadap tanggung jawab bersama. Misalnya, seorang teman sekamar yang meninggalkan dapur berantakan lalu berkata, "Itu bukan masalahku, kamu saja yang merasa terganggu." Ungkapan ini menunjukkan prioritas pada kenyamanan pribadi dibanding kebutuhan orang lain.
3. "Aku tidak bisa menahan diri ..."
Ungkapan ini sering dijadikan alasan untuk membenarkan perilaku yang merugikan orang lain. Dengan mengatakan "Aku tidak bisa menahan diri," seseorang seolah-olah melepaskan tanggung jawab atas tindakannya. Studi psikologi bahkan menemukan korelasi antara penggunaan ungkapan ini dengan skor narsisme yang lebih tinggi.
4. "Kenapa aku harus ...?"
Ungkapan ini sering muncul ketika seseorang enggan memahami sudut pandang atau kebutuhan orang lain. Pertanyaan seperti ini menunjukkan ketidakpedulian terhadap kepentingan bersama, yang pada akhirnya bisa menciptakan jarak dalam hubungan. Menyadari penggunaan ungkapan ini dapat membantu meningkatkan empati dan komunikasi.
5. "Aku tidak peduli ..."
Kalimat "Aku tidak peduli" menjadi sinyal jelas dari sikap acuh tak acuh. Ungkapan ini kerap memutus komunikasi dan menunjukkan kurangnya empati terhadap orang lain. Meskipun mengekspresikan batasan pribadi itu penting, sikap terlalu acuh dapat menimbulkan konflik dan isolasi.
6. "Aku yang terbaik dalam ..."

104 Pusat Perbelanjaan di Jakarta Bakal Pesta Diskon sampai 70 Persen, Catat Waktunya!
Pulang ke Persebaya Surabaya? Andik Vermansah Dapat Tawaran dari 5 Klub, Ingin Kembali Bermain di Kasta Tertinggi
11 Rekomendasi Es Teler Terlaris di Jogja, Selalu Jadi Favorit Pecinta Dessert Tradisional Warga Lokal Maupun Pelancong!
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
Jadwal Moto3 Italia 2026! Veda Ega Pratama Ditantang Tak Goyah di Mugello demi Salip Rival Klasemen
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
8 Spot Kuliner di Kota Tua Surabaya, Makan Enak dengan Suasana Vintage dan Pemandangan yang Memanjakan Mata!
Mariano Peralta Merapat ke Persija Jakarta? Manajer Borneo FC Langsung Buka Suara
15 Kuliner Soto Ayam Paling Lezat di Surabaya dengan Kuah Kuning Pekat, Koya Memikat dan Topping Nikmat
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
