
Ilustrasi orang yang gemar belanja online. (freepik.com/lifeforstock)
JawaPos.com – Di era sekarang tidak heran jika banyak orang yang memilih belanja online daripada belanja langsung di toko. Pasalnya toko online di era digital ini sangat mudah digunakan dan memiliki pelayanan yang serba cepat.
Dengan adanya toko online ini banyak orang merasa menjadi lebih mudah dalam berbelanja apalagi bagi mereka yang sangat sibuk dengan pekerjaan sehingga tidak ada waktu untuk pergi langsung ke toko.
Orang-orang yang lebih suka belanja online sering kali memiliki sifat unik sebagaimana dilansir dari laman Global English Editing, Sabtu (18/1) sebagai berikut :
1. Mereka lebih mementingkan kenyamanan daripada pengalaman
Penggemar belanja online pada hakikatnya adalah manusia yang praktis. Perhatian utama mereka bukanlah sensasi yang menyentuh produk sebelum membeli atau kegembiraan berbaur dengan pembeli lain.
Namun bagi mereka, ini semua tentang kenyamanan. Mereka merasa lebih puas berbelanja sambil bersantai di rumah atau saat istirahat sejenak di tempat kerja dibandingkan harus pergi ke toko secara khusus.
Preferensi mereka terhadap belanja daring tidak hanya berasal dari keinginan untuk menghindari toko fisik tetapi juga untuk membuat hidup lebih sederhana dan lebih efisien.
2. Mereka merasa nyaman membuat keputusan tanpa bukti nyata yang langsung
Orang yang lebih suka belanja online cenderung merasa nyaman dalam membuat keputusan tanpa bukti produk nyata yang langsung. Artinya mereka memiliki keberanian yang tidak dimiliki orang lain dimana orang biasanya perlu melihat produk aslinya terlebih dahulu sebelum membeli.
Justru penggemar belanja online memiliki kemampuan untuk memercayai sesuatu yang tidak dapat mereka verifikasi secara fisik.
3. Mereka telah menguasai seni kesabaran
Seorang penulis dan pembicara terkenal Joyce Meyer mengungkapkan bahwa kesabaran bukan sekadar kemampuan untuk menunggu tetapi bagaimana kita bersikap saat menunggu.
Kutipan ini tentu sangat sesuai dengan pola pikir seorang penggemar belanja online. Mereka tidak hanya menunggu barang belanjaan mereka sampai. Namun mereka menunggu dengan tujuan karena tahu bahwa penundaan adalah pengorbanan demi kenyamanan.
Berbeda dengan pembeli di toko yang mendapatkan kepuasan instan, pembeli daring justru menerima penundaan.Uniknya lagi, kegembiraan meningkat di saat mereka mengklik ‘”beli” hingga saat paket akhirnya tiba di depan pintu mereka.
4. Mereka paham teknologi dan terbuka terhadap inovasi

Pemerintah Perkuat Pengawasan Tata Niaga Minyak Goreng, Mafia Pangan Bakal Disikat Habis
Bocor! Ini Alasan Yuran Fernandes Terima Pinangan Bernardo Tavares untuk Perkuat Persebaya Surabaya
Prediksi Skor PSG vs Arsenal di Final Liga Champions 2025/2026! Les Parisiens Unggul Tipis
11 Barang yang Secara Psikologi Jadi Pemborosan Orang Miskin tapi Tak Pernah Dibeli Orang Kaya
Prediksi Line Up PSG Menghadapi Arsenal di Final Liga Champions
Suasana di Dalam Tenda Glamping Tempat Satu Keluarga Tewas di Temanggung
Harga Pasaran 4 Pemain Lokal Ini Bikin Kaget! Meroket usai Bawa Persebaya Surabaya Finis Papan Atas
Breaking News! Persebaya Surabaya Deal Rekrut Ramadhan Sananta, Mesin Gol Baru Era Bernardo Tavares
20 Cafe Paling Instagramable di Surabaya, Tempat Ngopi yang Bukan Hanya Kuliner Enak tapi Juga Estetik
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
