
Ilustrasi seseorang yang berada di jalur yang tepat. (Freepik)
JawaPos.com – Proses pengambilan keputusan merupakan sebuah perjalanan, bukan hanya sebuah tujuan.
Setelah membuat keputusan, penting bagi kita melakukan refleksi diri untuk melihat apakah keputusan tersebut membawa kita ke arah yang tepat. Apakah kamu merasa lebih bahagia, lebih puas, atau lebih dekat dengan tujuan hidupmu?
Jika iya, maka kemungkinan besar kamu telah membuat keputusan yang tepat. Namun, apabila tidak, jangan ragu untuk mengevaluasi kembali pilihanmu dan melakukan penyesuaian jika dibutuhkan.
Dilansir dari decisioncoach.com, berikut beberapa tanda kamu membuat keputusan yang tepat sehingga hidup lebih terjaga.
Nilai-nilai kita adalah fondasi dari kehidupan kita. Mereka merupakan prinsip-prinsip yang memandu tindakan dan keputusan kita sehari-hari. Dengan memahami nilai-nilai kita, maka kita dapat membuat pilihan yang lebih baik dan hidup lebih bahagia.
Bayangkan jika kamu sangat menghargai kebebasan, apakah dirimu akan memilih pekerjaan yang menuntutmu bekerja lembur setiap hari? Tentu saja tidak.
Dengan memiliki daftar nilai-nilai pribadi, kita mampu menghindari membuat keputusan yang bertentangan dengan apa yang benar-benar penting bagi kita.
Apakah kamu bisa melihat hubungan antara keputusanmu sekarang dan masa depan yang kamu inginkan? Kamu bisa mencoba membayangkan kehidupan ideal bagi dirimu dalam satu, lima, atau sepuluh tahun ke depan.
Lalu, lakukan evaluasi atas keputusanmu saat ini dan mencari tahu pilihan mana yang membawamu ke arah tersebut. Adakalanya kedua pilihan bisa mencapai tujuan yang sama, tetapi satu mungkin lebih cepat.
Misalnya, berpindah karir secara lateral atau mengejar promosi yang sulit dicapai, atau memperoleh lebih banyak pengalaman sebelum memulai bisnis sampingan.
Orang kadang cenderung mengabaikan perasaan mereka saat membuat keputusan, berpikir bahwa keputusan yang baik hanya berdasarkan logika dan fakta.
Sayangnya, sebuah pengalaman menunjukkan bahwa meskipun ada pilihan yang lebih rasional, orang sering kali memilih apa yang mereka harapkan.
Terkadang, walau kita tahu pilihan terbaik, keputusan akhirnya tetap bergantung pada perasaan pribadi. Ini bukan soal menghindari ketakutan atau rasa malu, namun lebih pada mendengarkan perasaan dalam diri yang mengatakan "Aku tidak menginginkan ini."
Selama pilihan tersebut sejalan dengan nilai dan tidak merugikan orang lain, memilih apa yang diinginkan adalah keputusan yang tepat.
Banyak orang buruk dalam menilai risiko, bahkan cenderung memilih tetap pada status quo sebab merasa takut perubahan akan membuat keadaan lebih buruk. Namun, kenyataannya risiko umumnya lebih rendah dari yang kita kira.

Pemerintah Perkuat Pengawasan Tata Niaga Minyak Goreng, Mafia Pangan Bakal Disikat Habis
Prediksi Line Up PSG Menghadapi Arsenal di Final Liga Champions
Link Live Streaming PSG vs Arsenal Malam Ini Final Liga Champions, Siaran Langsung Jam Berapa dan Tayang di TV Mana?
3 Calon Pelatih Liverpool Musim Depan, Semua Masih Muda dan Bertalenta!
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Prediksi Skor PSG vs Arsenal di Final Liga Champions 2025/2026! Les Parisiens Unggul Tipis
Bicara Kartu Merah: Arema FC Paling Brutal, Semua Perlu Belajar dari Borneo FC!
Berikut 3 Bek yang Dirumorkan Merapat ke Persebaya Surabaya! Ada Yusuf Meilana Hingga Bek Tengah Brasil
Prediksi Final Liga Champions 2026: PSG vs Arsenal, Les Parisiens Diunggulkan, The Gunners Butuh Keajaiban
Persib Bandung Ungkap Penyebab Masuk Daftar Banned FIFA, Bukan Tunggakan Gaji!
