Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 26 Januari 2025 | 14.44 WIB

Ingin Dekat dengan Anak? Lakukan 8 Kebiasaan untuk Memperkuat Hubungan Tersebut, Salah Satunya Dengar dan Berempati

Ilustrasi orang tua dan anak (Kelvin Agustinus/pexels.com) - Image

Ilustrasi orang tua dan anak (Kelvin Agustinus/pexels.com)

JawaPos.com - Kita semua mendambakan momen berharga bersama anak-anak yang bisa menyentuh hati dan membuat kita merasa dekat dengan mereka. Keterikatan emosional antara orang tua dan anak sangatlah penting sebab melalui hubungan yang kuat ini, pengorbanan yang dilakukan oleh orang tua menjadi lebih bermakna dan terasa sepadan.

Hubungan yang dekat juga membuat anak-anak lebih cenderung mengikuti aturan karena mereka merasa didukung dan dimengerti, meski emosi mereka kadang sulit dikendalikan. Dilansir dari peacefulparenthappykids.com, berikut beberapa kebiasaan untuk memperkuat hubungan, salah satunya dengar dan berempati.

1. Peroleh 12 pelukan setiap hari

Peluk anakmu di pagi dan malam hari, serta saat bertemu atau berpisah. Sentuh mereka dengan acak-acak rambut, tepuk punggung, atau gosok bahu. Tatap mata dan senyum sebagai bentuk perhatian. Apabila anak praremaja atau remajamu menolak, tetaplah santai dalam mendekati mereka.

Sediakan minuman dingin dan luangkan waktu berbincang sambil memberikan pijatan ringan pada kaki mereka. Ini merupakan cara yang efektif agar lebih memahami apa yang sedang mereka alami dalam hidup, dan akan membawa kebahagiaan bagimu jika kamu benar-benar mengutamakan momen tersebut. Menghabiskan waktu seperti ini dapat mempererat hubungan dan membantumu tetap terhubung dengan mereka.

2. Matikan gadget ketika bersama anak

Anakmu akan mengingat sepanjang hidupnya bahwa mereka merasa cukup dihargai oleh orang tuanya yang rela mematikan telepon hanya untuk mendengarkan mereka. Bahkan, tindakan sederhana seperti mematikan musik di mobil bisa menjadi cara yang sangat berarti dalam membangun kedekatan.

Ketika tidak ada kontak mata yang langsung di mobil, tekanan pun berkurang, dan ini membuat anak-anak merasa lebih nyaman membuka diri dan berbagi perasaan atau cerita mereka. Situasi ini adalah cara yang efektif dalam menunjukkan perhatian dan menciptakan ruang bagi percakapan yang lebih mendalam.

3. Luangkan waktu berdua

Cobalah menyisihkan 15 menit setiap hari untuk menghabiskan waktu bersama setiap anak secara terpisah. Selama waktu tersebut, gantilah antara melakukan apa yang diinginkan anakmu dan apa yang kamu harapkan.

Berikan perhatian penuh dan tunjukkan kasih sayang sambil mengikuti apa yang dia ingin lakukan. Kemudian, hindari mengatur waktu dengan kegiatan yang terlalu terstruktur. Sebagai gantinya, pilih aktivitas fisik atau permainan yang bisa membuat anakmu tertawa dan merasa bahagia.

4. Sambut setiap emosi

Memang sulit menghadapi anak yang sedang dilanda emosi besar, tapi penting bagi mereka mengungkapkan perasaan tersebut supaya tidak mempengaruhi perilaku mereka. Ini juga kesempatan guna membantu mereka menyembuhkan kekecewaan yang akan mendekatkanmu. Tetaplah tenang, jangan biarkan kemarahan anak mempengaruhimu, dan terimalah air mata serta ketakutan yang tersembunyi di baliknya.

Editor: Novia Tri Astuti
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore