
Kepribadian terobsesi dengan uang menurut psikologi.
JawaPos.com – Obsesi terhadap uang sering kali memengaruhi cara seseorang berpikir, bertindak, dan mengambil keputusan dalam hidup. Orang-orang dengan kecenderungan ini biasanya memiliki pola kepribadian tertentu yang terlihat jelas dalam keseharian mereka.
Uang sering menjadi pusat perhatian dan motivasi utama. Hal ini bisa dilihat dari bagaimana mereka memandang setiap aspek kehidupan melalui sudut pandang finansial.
Dilansir dari geediting.com pada Selasa (28/1), diterangkan bahwa terdapat delapan ciri kepribadian yang menunjukkan seseorang sangat terobsesi dengan uang menurut Psikologi.
1. Selalu menghitung uang
Kebiasaan menghitung dan menghitung ulang uang menjadi indikasi awal dari obsesi terhadap uang. Perilaku ini bukan sekadar untuk mengetahui jumlah uang yang dimiliki, tetapi lebih kepada tindakan menghitung itu sendiri yang memberikan rasa aman dan kendali.
Para psikolog meyakini bahwa perilaku ini berakar dari ketakutan mendalam akan kehilangan kontrol, di mana uang menjadi selimut pengaman dan simbol stabilitas dalam dunia yang penuh ketidakpastian.
Meski wajar untuk memantau keuangan, obsesi berlebihan bisa mengarah pada perilaku tidak sehat yang membuat uang justru mengendalikan hidup kita.
2. Menunda kebahagiaan
Mentalitas untuk terus menabung sambil mengorbankan momen bahagia saat ini menjadi ciri khas orang yang terobsesi dengan uang. Mereka rela melewatkan pesta, acara kumpul bersama, atau sekadar minum kopi dengan teman demi mengumpulkan uang.
Pola pikir seperti ini membuat mereka terus-menerus mengorbankan kesenangan masa kini demi bayangan masa depan yang lebih makmur. Keseimbangan antara menabung dan menikmati hidup menjadi kunci, karena bagaimanapun juga uang tidak bisa dibawa mati.
3. mengukur kesuksesan dengan uang
Bagi sebagian orang, uang menjadi satu-satunya tolok ukur kesuksesan dalam hidup. Mereka menilai diri sendiri dan orang lain berdasarkan kekayaan finansial yang dimiliki, padahal penelitian menunjukkan bahwa orang-orang yang mengaitkan uang dengan kesuksesan cenderung kurang bahagia dibandingkan mereka yang melihat uang sebagai sarana mencapai tujuan.
Obsesi ini dapat memicu pengejaran kekayaan tanpa henti karena mereka selalu membandingkan diri dengan orang lain. Penting untuk diingat bahwa kesuksesan adalah definisi personal yang tidak melulu soal angka di rekening bank.
4. Pembicaraan selalu tentang uang
Tanda halus lain dari obsesi uang adalah ketika seseorang selalu mengarahkan setiap percakapan ke topik keuangan. Entah itu membahas tren pasar saham terbaru, memamerkan investasi teranyar, atau mengkritisi keputusan finansial orang lain, dunia mereka seolah hanya berputar seputar uang.

Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Bocor! Alasan Brian Uriarte Tetap P4 Meski Crash di Moto3 Hungaria 2026, Bikin Veda Ega Pratama Finis P16
Prediksi Piala Dunia 2026: Sejarah Sebut Hanya 5 Tim Lolos Semua Kriteria Juara, Belanda Masuk Daftar
Media Jerman Pusing Lihat Ngerinya Performa Veda Ega Pratama di Sesi Practice Moto3 Hungaria 2026
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Eksklusif! Perjuangan Nyo Daftar Player Escort Sejak 2024, Menangis Haru Dipeluk Nathan Tjoe-A-On di Timnas Indonesia
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Viral Pengemudi Ojek Pangkalan Getok Harga Rp 400 Ribu Senayan-Bundaran HI, Modus Bilang Tarif "58"
