Pria yang Jarang Mendapat Validasi dari Ayahnya di Masa Kecil, Biasanya Memiliki 8 Sifat Ini Ketika Dewasa
JawaPos.com - Saat Anda membentak seorang teman, Anda menandainya sebagai hari yang buruk. Saat Anda melewatkan waktu makan, Anda meyakinkan diri sendiri bahwa Anda tidak lapar. Terdengar akrab? Nah, ini hanyalah puncak gunung es. Pada kenyataannya, tindakan ini mungkin merupakan tanda dari sesuatu yang lebih dalam-kurangnya cinta diri. Tentu, ini pil yang sulit untuk ditelan. Tetapi mengenali kebiasaan-kebiasaan ini adalah langkah pertama untuk merangkul cinta diri. Dikutip dari geediting pada Rabu (29/1), berikut adalah 5 hal yang mungkin tidak Anda sadari sedang Anda lakukan karena Anda kurang mencintai diri sendiri.
1. Anda terus-menerus mengkritik diri sendiri
Kita semua memiliki sedikit suara di kepala kita, dan terkadang, itu bukan yang paling mendukung. Anda membuat kesalahan, dan suara itu memberi tahu Anda bahwa Anda bodoh. Anda melewatkan kesempatan, dan itu menyebut Anda pecundang. Terdengar akrab? Nah, ini adalah salah satu tanda kunci bahwa Anda kurang mencintai diri sendiri. Kritik diri yang terus-menerus, aliran pikiran negatif yang tak ada habisnya tentang diri Anda-itu tidak normal.
Mereka merusak. Dan itu merupakan indikasi yang jelas bahwa Anda perlu lebih mencintai diri sendiri. Langkah pertama? Kenali suara ini apa adanya – hanya pikiran, bukan kenyataan. Anda dapat belajar menantang pikiran negatif ini, mengubahnya menjadi sesuatu yang lebih positif dan suportif. Bagaimanapun, Anda juga pantas mendapatkan kebaikan dari diri Anda sendiri.
2. Anda selalu mengutamakan orang lain
Saya ingat, ada suatu masa ketika saya akan selalu mengutamakan kebutuhan orang lain di atas kebutuhan saya sendiri. Teman, keluarga, kolega – saya selalu ada untuk mereka, meskipun itu berarti mengorbankan kesejahteraan saya sendiri. Suatu hari, seorang teman bertanya kepada saya mengapa saya selalu ingin membantu orang lain tetapi tidak pernah meluangkan waktu untuk membantu diri saya sendiri. Itu memukul saya saat itu – saya mengabaikan diri saya sendiri karena saya kurang mencintai diri sendiri.
Jika Anda seperti saya dan sering mendapati diri Anda memprioritaskan orang lain daripada diri Anda sendiri, inilah saatnya untuk berhenti sejenak dan merenung. Sungguh luar biasa berada di sana untuk orang lain tetapi tidak dengan mengorbankan kesehatan mental Anda sendiri. Menciptakan batasan dan mengatakan 'tidak' bukanlah hal yang egois, ini adalah tindakan mencintai diri sendiri. Ini tentang menghormati kebutuhan Anda sendiri dan memahami bahwa Anda tidak dapat menuangkan dari cangkir kosong. \
3. Anda selalu mencari validasi
Pernah menemukan diri Anda terus-menerus mencari persetujuan dari orang lain? Kau tidak sendirian. Orang yang kurang mencintai diri sendiri sering mencari validasi eksternal sebagai sarana untuk merasa nyaman dengan diri mereka sendiri. Kebutuhan akan kepastian yang terus-menerus ini adalah tanda yang jelas bahwa Anda tidak cukup menghargai diri sendiri.
Anda mengandalkan orang lain untuk menentukan nilai Anda, padahal sebenarnya nilai Anda tidak boleh ditentukan oleh orang lain selain Anda. Anda tidak perlu membuat siapa pun terkesan. Anda cukup seperti apa adanya. Saatnya untuk mulai mengakui nilai Anda sendiri dan mulai memvalidasi diri sendiri.
4. Anda menyabotase kesuksesan Anda sendiri
Pernahkah Anda begitu dekat untuk mencapai sesuatu, hanya untuk tiba-tiba mundur atau membuat kesalahan yang menghancurkan segalanya? Sabotase diri ini bisa menjadi indikasi bahwa Anda kurang mencintai diri sendiri. Ketakutan akan kesuksesan dan keyakinan bahwa Anda tidak pantas mendapatkan hal-hal baik dapat menyebabkan perilaku sabotase diri ini. Ini adalah mekanisme pertahanan, cara melindungi diri Anda dari ancaman kesuksesan yang dirasakan.
Tapi ingat, Anda layak mendapatkan kesuksesan, kebahagiaan, hal-hal baik. Jangan biarkan keraguan diri dan ketakutan menahan Anda. Sadarilah nilai Anda dan berhentilah berdiri dengan cara Anda sendiri.

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
15 Pecel Paling Enak di Surabaya, Cita Rasa Sambal Kacang yang Autentik dan Ragam Lauk Tradisional yang Menggoda Selera
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
13 Wisata Terbaik Dekat Stasiun Pasuruan, Buat Liburan Tak Perlu Jauh Tapi Tetap Seru
12 Tempat Kuliner Soto yang Jadi Favorit di Malang, Soal Rasa Jangan Ditanya Pasti Enak!
Tak Perlu lagi Pusing Parkir, Ini Rute Transjakarta Paling Pas ke Indonesia Arena GBK
