
Ilustrasi gaya parenting yang sesuai dengan kebutuhan anak (freepik)
JawaPos.com - Menjadi orang tua tentu tidaklah mudah. Setiap hari, ada begitu banyak keputusan yang harus diambil, mulai dari memberi makan, mengatur waktu tidur, hingga mendidik anak agar bisa tumbuh menjadi pribadi yang baik.
Salah satu hal yang tak kalah penting adalah memilih gaya parenting yang tepat. Jangan sampai salah pilih, karena setiap anak memiliki kebutuhan yang berbeda, dan gaya parenting yang sesuai bisa membantu mereka tumbuh bahagia dan sehat secara emosional.
Melansir penuturan Jess VanderWier, MA, RP, seorang psikoterapis anak melalui laman artikel Nurtured First, setiap gaya parenting tidak dapat diukur salah atau benar. Jess menjelaskan bahwa keberhasilan gaya parenting tergantung pada kehangatan dalam hubungan antara orang tua dan anak.
"Setiap gaya parenting berbeda berdasarkan seberapa banyak kehangatan dan kontrol yang digunakan dalam pola asuh sehari-hari. Kehangatan diukur dari seberapa penuh kasih sayang dan keterlibatan orang tua dalam kehidupan anak," jelasnya. Sabtu, (8/2)
Meski begitu, menurut Jess yang tak kalah penting adalah, orang tua juga harus mempersiapkan anak-anaknya menjadi individu yang mandiri dan mampu mengatasi tantangan hidup. Oleh karena itu, memilih gaya parenting yang tepat dan menyesuaikan dengan kebutuhan anak sangatlah penting.
Maka dari itu, Hannah L. Mulholland, LICSW, MSW, seorang pekerja sosial pediatrik yang dikutip melalui laman Mayo Clinic, memberikan 4 gaya parenting yang bisa disesuaikan dengan kebutuhan anak agar mereka lebih bahagia.
1. Gaya Parenting Otoritatif
Gaya parenting otoritatif sering dianggap sebagai gaya yang ideal karena mengombinasikan kehangatan dan keluwesan, namun tetap menunjukkan bahwa orangtua adalah pihak yang memegang kendali.
Anak-anak yang dibesarkan dengan gaya ini tahu dengan jelas apa yang diharapkan dari mereka, orangtua juga menjelaskan alasan di balik aturan dan konsekuensi jika melanggarnya. Sebagai contoh, saat waktu makan, orangtua dengan gaya otoritatif lebih sering melibatkan anak dalam memilih menu atau menyiapkan makanan bersama, sehingga anak merasa lebih dihargai dan belajar membuat keputusan.
Selain itu, orangtua yang menerapkan gaya otoritatif cenderung memiliki hubungan yang dekat dan penuh kasih sayang dengan anak-anak mereka. Anak-anak mereka tumbuh dengan rasa percaya diri, mampu mengatur emosi dengan baik, dan lebih siap menghadapi tantangan hidup. Anak-anak ini juga biasanya lebih terbuka, penuh rasa ingin tahu, bahagia dan memiliki orientasi yang baik terhadap pencapaian.
2. Gaya Parenting Permisif
Gaya parenting permisif dikenal dengan sikap orangtua yang lebih santai dan cenderung ingin menjadi sahabat bagi anak-anaknya. Orangtua permisif cenderung sangat peduli dengan perasaan anak dan sering kali menghindari memberi disiplin yang ketat, membiarkan anak-anak memilih sendiri apa yang mereka inginkan.
Sebagai contoh, dalam hal makanan, orangtua permisif sering kali membiarkan anak memilih apa yang ingin mereka makan, bahkan jika itu berarti harus membuat makanan khusus sesuai keinginan anak, meskipun bisa berujung pada pola makan yang kurang sehat.
Meskipun anak-anak dari orangtua permisif cenderung memiliki harga diri yang tinggi dan keterampilan sosial yang baik, mereka bisa mengalami kesulitan dalam mengatur impuls dan belajar bagaimana mengelola kegagalan.
Orangtua dengan gaya ini sering berusaha menghindari konflik atau perasaan negatif pada anak, sehingga anak mungkin menjadi kurang siap menghadapi dunia nyata yang penuh tantangan. Pada akhirnya, meskipun anak-anak ini merasa dihargai, mereka bisa menjadi terlalu bergantung pada orangtua dalam menghadapi masalah mereka sendiri.

Breaking News! Rival Veda Ega Pratama Didiskualifikasi dari Moto3 Catalunya 2026
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
Soal Kabar Kepala BGN Dadan Hindayana Ditangkap, Dasco: Serahkan ke Aparat Hukum
Profil Sony Sanjaya, Eks Jenderal Polri yang Dicopot Sebagai Wakil Kepala BGN, Sempat Diterpa Isu OTT
KPK Cari Keberadaan Wamen Imipas Silmy Karim Terkait OTT Imigrasi Jakbar
7 Pemain Baru Masuk! Bruno Moreira Hengkang, Ini Prediksi Starting XI Persebaya
Kejagung Konfirmasi Penggeledahan Kantor BGN Usai Pencopotan Dadan Hindayana
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Mantan Kepala BGN Dadan Hindayana Resmi Jadi Tersangka dan Ditahan Kejagung, Belum 24 Jam Usai Dicopot Prabowo
Kantor Badan Gizi Nasional Digeledah Kejagung, Muncul Karangan Bunga Unik Singgung Pencopotan Dadan
