
Ilustrasi seseorang yang merasa tidak dihargai. (Freepik).
JawaPos.com - Memberi itu baik. Tapi kalau kamu terlalu banyak memberi tanpa mendapatkan timbal balik yang sehat, itu bisa melelahkan dan merugikan diri sendiri.
Imbasnya, kamu mungkin akan merasa lelah karena selalu berusaha buat orang lain. Apalagi nggak mendapat apresiasi yang setimpal.
Sering kali kita terlalu banyak memberi, bahkan untuk orang-orang yang nggak benar-benar menghargai usaha kita. Akhirnya, kita merasa terkuras, lelah, dan kurang dihargai.
Nah, psikologi bisa membantu kita memahami kapan kita terlalu memaksakan diri untuk seseorang yang sebenarnya nggak layak. Ini bukan soal menyalahkan siapa pun, tapi lebih ke soal kesadaran diri dan belajar menetapkan batasan.
Berikut delapan tanda yang menunjukkan kalau kamu mungkin sudah memberi terlalu banyak kepada orang yang nggak layak, dikutip dari Small Business Bonfire, Selasa (25/2).
Kalau kamu sering merasa jadi satu-satunya yang berusaha dalam hubungan, sementara orang lain cuma menerima, itu tanda bahaya. Hubungan yang sehat harusnya seimbang, ada timbal balik antara memberi dan menerima.
Kalau cuma kamu yang selalu menyesuaikan, berkompromi, atau mengorbankan keinginan sendiri, saatnya evaluasi ulang. Ini bukan tentang jadi egois, tapi tentang menjaga keseimbangan.
Pernahkah kamu merasa bersalah hanya karena menolak sesuatu? Padahal, kamu juga punya hak buat bilang "nggak bisa" atau "nggak mau" tanpa harus merasa buruk.
Kalau kamu terbiasa mengorbankan diri sendiri demi orang lain, mulai sekarang coba latih diri buat berkata "tidak" tanpa merasa bersalah. Batasan itu penting buat kesehatan mental kamu sendiri.
Kalau kebahagiaan dan rasa berharga kamu hanya datang saat orang lain mengapresiasi usahamu, itu bisa jadi tanda kamu terlalu bergantung pada validasi eksternal.
Kamu tetap berharga, terlepas dari apakah orang lain melihat dan menghargai usahamu atau tidak. Jangan biarkan harga dirimu tergantung pada pengakuan mereka.
Peduli dan membantu orang lain itu baik, tapi kalau kamu selalu mengabaikan kebutuhan sendiri demi mereka, itu nggak sehat.
Kamu juga berhak mendapatkan perhatian dan kasih sayang, termasuk dari dirimu sendiri. Jangan ragu buat memprioritaskan dirimu dulu.
Pernah nggak kamu lagi santai tapi tiba-tiba ada seseorang yang butuh bantuan, dan tanpa pikir panjang kamu langsung datang? Kalau ini sering terjadi, hati-hati.
Nggak ada salahnya sesekali membantu, tapi kalau kamu merasa seperti "customer service 24 jam" buat mereka, saatnya buat menarik batasan.

BGN Terbitkan SE Nomor 12 Tahun 2026, Layanan MBG Dihentikan Sementara saat Hari Libur
TVRI Hilang? Begini Cara Memunculkan Sinyal TVRI untuk Nonton Piala Dunia 2026 Gratis
Bocor ke Publik! 2 Alasan Krusial Ramadhan Sananta Mau Gabung ke Persebaya Surabaya
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
Sudah Masuk KBLI, Konten Kreator Didorong Punya NIB untuk Perkuat Legalitas
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Pembagian Grup Liga 2 2026/2027 Berubah, PSIS Semarang dan Persiku Kudus Geser ke Wilayah Barat
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
PP Muhammadiyah Minta MBG Dihentikan Sementara, Sebut Mudaratnya Lebih Banyak
Momen Republik Ceko dan Afrika Selatan Harus Puas Bermain Imbang 1-1
