
Ilustrasi rumah mewah. (Pexels/Pixabay)
JawaPos.com - Dulu, rumah besar di pinggir kota dan mobil mewah sering dianggap sebagai simbol kekayaan dan kesuksesan. Banyak orang bekerja keras demi mendapatkan simbol-simbol status tersebut. Namun, zaman terus berubah, dan pandangan masyarakat pun ikut bergeser. Apa yang dulu dianggap prestisius, kini justru dipandang berbeda oleh sebagian kalangan.
Dilansir dari geediting.com pada Sabtu (22/3), berikut adalah beberapa hal yang dahulu dianggap sebagai simbol kekayaan namun kini tidak lagi.
1. Rumah Luas di Pinggiran Kota: Bukan Lagi Impian Utama
Memiliki rumah besar dengan halaman luas di pinggiran kota dulunya adalah impian banyak orang. Ini dianggap sebagai bukti kemapanan dan keberhasilan dalam hidup. Akan tetapi, tren ini mulai pudar seiring dengan meningkatnya kesadaran akan efisiensi dan gaya hidup minimalis. Banyak orang kini lebih memilih hunian yang lebih ringkas dan praktis di lokasi yang lebih strategis.
2. Mobil Mewah: Daya Tariknya Mulai Pudar
Mobil mewah dengan merek terkenal juga sempat menjadi simbol status yang sangat kuat. Orang rela mengeluarkan banyak uang untuk memiliki kendaraan impian ini. Namun, dengan semakin meningkatnya kesadaran lingkungan dan mahalnya biaya kepemilikan, mobil mewah tak lagi menjadi prioritas utama bagi sebagian orang. Mereka lebih memilih kendaraan yang fungsional dan ramah lingkungan.
3. Pakaian dan Aksesori Desainer: Tak Selalu Mencerminkan Kelas
Mengenakan pakaian dan aksesori dari merek-merek desainer ternama seringkali diasosiasikan dengan status sosial yang tinggi. Banyak orang beranggapan bahwa barang-barang mahal ini akan membuat mereka terlihat lebih berkelas. Namun, pandangan ini mulai berubah. Kini, gaya personal dan keunikan lebih dihargai daripada sekadar label harga.
4. Gadget Terbaru: Cepat Ketinggalan Zaman
Memiliki gadget terbaru dengan teknologi canggih juga sempat menjadi ajang pamer kekayaan. Setiap kali ada produk baru, banyak orang berbondong-bondong untuk membelinya. Akan tetapi, siklus perkembangan teknologi yang sangat cepat membuat gadget terbaru pun dengan mudah menjadi usang. Hal ini membuat daya tarik gadget sebagai simbol status berkurang.
5. Pamer Kekayaan di Media Sosial: Justru Terlihat Kurang Berkelas
Dulu, orang mungkin terkesan dengan unggahan foto liburan mewah atau barang-barang mahal di media sosial. Namun, kini, pamer kekayaan secara berlebihan di media sosial justru sering dianggap sebagai tindakan yang kurang berkelas. Orang lebih menghargai kerendahan hati dan kesederhanaan daripada kesombongan.
6. Fokus pada Pengalaman dan Kualitas Hidup
Alih-alih terpaku pada simbol-simbol materi, banyak orang kini lebih fokus pada pengalaman dan kualitas hidup. Mereka lebih memilih untuk menghabiskan uang untuk traveling, pendidikan, atau kegiatan yang bermanfaat bagi diri sendiri dan orang lain. Pengalaman dan pengetahuan dianggap sebagai investasi yang lebih berharga daripada sekadar barang-barang mewah.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Swiss vs Slovenia di Liga Nations UEFA: La Nati Menang Besar di Thermoplan Arena
Prediksi Semen Padang vs PSPS Pekanbaru: Kabau Sirah Incar 3 Poin, Askar Bertuah Siap Bikin Kejutan!
Prediksi Skor Islandia vs Bulgaria di Liga Nations UEFA: Strákarnir okkar Tundukkan Tim Tamu
Prediksi Skor Kosovo vs Austria di Liga Nations UEFA: Das Team Perpanjang Rekor Tak Terkalahkan
Prediksi Skor Belarus vs San Marino di Liga Nations UEFA: Belyya Kryly Pesta Gol
Rekam Jejak Wadankor Brimob Irjen Victor Alexander Lateka, dari Densus 88 hingga BIN
Besan KDM Komjen Karyoto Dimutasi dari Jabatan Kabaharkam Jelang Pensiun
Prediksi Susunan Pemain Spanyol vs Ceko: De la Fuente dan Denia seperti Bermain Catur
Prediksi Finlandia vs Albania di UEFA Nations League: Duel Ketat Dua Tim Belum Kebobolan
Prediksi Skor Azerbaijan vs Lituania di Liga Nations UEFA: Milli Komanda Diprediksi Kembali Tertahan

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022