
Ilustrasi tidur, bermimpi.
JawaPos.com - Tertidur saat duduk mungkin terdengar sepele dan sering dianggap sebagai tanda kelelahan biasa.
Namun, jika kondisi ini terjadi secara terus-menerus, tanpa disadari, atau bahkan dalam situasi yang kurang wajar, seperti saat bekerja atau mengobrol, hal ini bisa menjadi indikasi adanya gangguan kesehatan yang perlu diperhatikan.
Biasanya, seseorang mungkin tertidur saat duduk karena kurang tidur berkualitas di malam hari atau akibat gaya hidup yang tidak teratur.
Namun, dalam beberapa kasus, kantuk berlebihan yang menyebabkan seseorang mudah tertidur saat duduk dapat dikaitkan dengan gangguan tidur tertentu atau kondisi medis yang memengaruhi pola istirahat tubuh.
Jika tidak ditangani dengan baik, kebiasaan ini bisa berdampak pada produktivitas, kesejahteraan, dan bahkan keselamatan, terutama jika terjadi saat mengemudi atau melakukan aktivitas yang membutuhkan konsentrasi tinggi.
Oleh karena itu, penting untuk memahami penyebab di balik kondisi ini dan mencari solusi yang tepat untuk mengatasinya.
Apakah Tertidur Saat Duduk Menandakan Gangguan Tidur?
Jika Anda sering tertidur saat duduk tanpa merasa mengantuk sebelumnya, ini bisa menjadi gejala hipersomnia, yaitu kondisi di mana seseorang mengalami rasa kantuk berlebihan di siang hari. Hipersomnia dapat berkaitan dengan beberapa gangguan kesehatan menurut healthline.com, seperti:
· Narkolepsi – Gangguan neurologis yang menyebabkan kantuk ekstrem di siang hari dan serangan tidur mendadak.
· Apnea Tidur Obstruktif – Gangguan tidur akibat saluran napas tersumbat saat tidur, menyebabkan tidur tidak nyenyak dan kantuk di siang hari.
· Sindrom Kaki Gelisah – Kondisi yang menyebabkan keinginan tak tertahankan untuk menggerakkan kaki, sering kali mengganggu tidur malam.
· Gangguan Mental – Depresi dan gangguan bipolar dapat menyebabkan gangguan tidur yang berujung pada kantuk berlebihan di siang hari.
· Sindrom Kelelahan Kronis – Kondisi yang menyebabkan rasa lelah berkepanjangan meskipun telah beristirahat cukup.
Selain itu, gangguan ritme sirkadian juga dapat berkontribusi pada kantuk ekstrem di siang hari. Gangguan ritme sirkadian sering disebabkan oleh perubahan jadwal tidur akibat bepergian antar zona waktu (jet lag) atau bekerja dengan sistem shift yang berganti-ganti.
Apakah Ini Termasuk Serangan Tidur?

7 Mall Terbaik di Bandung dengan Banyak Tenant Kuliner dan Spot Foto yang Instagramable
10 Mall di Semarang yang Tak Pernah Sepi Pengunjung, Tempat Favorit untuk Belanja dan Nongkrong
14 Daftar Mall Terbaik di Bandung yang Selalu Ramai Dikunjungi, Lengkap untuk Shopping dan Hiburan Keluarga
11 Rekomendasi Mall Terbaik di Surabaya yang Bikin Betah Jalan-Jalan dan Susah Pulang
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
10 Rekomendasi Kuliner Bakmi Jawa di Surabaya, Pengunjung Sampe Rela Antre Demi Seporsi Kenikmatan Kuliner Malam Satu Ini!
18 Kuliner Mie Ayam di Yogyakarta yang Rasanya Autentik Tapi Harganya Cocok untuk Semua Kalangan Masyarakat
16 Kuliner Bakso di Yogyakarta yang Rasanya Dinilai Selalu Konsisten Enak, Bikin Para Pengunjung Ketagihan Datang Lagi
Bupati Roby Kurniawan Disebut Netizen Sebagai Bupati R yang Bikin Ayu Aulia Kehilangan Rahim
KPK Tindaklanjuti Pelaporan Dugaan Korupsi APBD Era Mantan Gubernur Sultra Nur Alam
