Ilustrasi anabul (Dok. Pexels)
JawaPos.com - Baik di kehidupan nyata maupun media sosial, kamu mungkin pernah mendengar istilah gangguan kecemasan berpisah atau separation anxiety yang dialami oleh manusia. Gangguan ini adalah keadaan di mana seseorang merasa cemas berlebihan saat berjauhan dengan orang yang penting baginya.
Hal ini termasuk gangguan mental yang bisa dialami manusia karena berbagai sebab. Namun, tahukah kamu bahwa hewan peliharaan juga bisa mengalami separation anxiety?
Sebagai pemilik hewan, kamu tentu menyadari bahwa beberapa hewan peliharaan yang pintar bisa memahami kamu layaknya manusia. Tentu ada juga beberapa sikap dan perilaku yang mirip dengan yang dilakukan oleh hewan peliharaan. Salah satunya adalah bagaimana mereka bisa merasakan gangguan kecemasan berpisah saat berjauhan denganmu, orang yang paling dekat dengan mereka.
Karena tidak bisa berkomunikasi menggunakan bahasa manusia, kamu sebagai pemilik harus peka dan memahami apa yang sedang terjadi dengan anabul kamu. Oleh karena itu, kamu perlu tahu apakah hewan peliharaan kamu memiliki gangguan kecemasan berpisah.
Dilansir dari Animal Emergency Service dan Pet MD, berikut adalah beberapa tanda bahwa hewan peliharaan kamu memiliki gangguan kecemasan berpisah:
1. Ingin Selalu Dekat
Tanda pertama bahwa hewan peliharaan kamu memiliki gangguan kecemasan berpisah adalah ingin selalu dekat denganmu. Dengan kata lain, kucing atau anjing kamu tiba-tiba menjadi clingy dan ingin mendekat sebanyak dan selama mungkin dengan kamu.
Beberapa hewan peliharaan memang pada dasarnya clingy, namun kamu perlu memperhatikan apabila hal ini terjadi pada kucing kamu yang biasanya independen. Ketika kucing ingin selalu dekat setiap saat, ini merupakan tanda awal bahwa kucing kamu mengalami kecemasan berpisah.
2. Bersuara Berlebihan
Tanda kedua adalah bersuara berlebihan. Peliharaan seperti kucing atau anjing mungkin akan bersuara sesekali, namun kadar suara yang berlebihan bisa menjadi tanda adanya sebuah gangguan. Misalnya, kucing kamu mengeong secara terus-menerus. Atau, anjing kamu melolong dan menggonggong tanpa henti. Mereka juga bisa mengeluarkan suara seperti merengek kepadamu.
3. Merusak Perabotan
Tanda ketiga adalah mereka bisa merusak perabotan. Beberapa hewan peliharaan memang punya kebiasaan merusak, namun perilaku yang berlebihan juga bisa menjadi tanda adanya gangguan. Misalnya, kucing kamu mencakar sofa dengan skala yang berlebihan. Atau, anjing kamu mengunyah berbagai furnitur dengan berlebihan dan benar-benar merusaknya.
4. Napas Tidak Teratur
Tanda keempat bahwa hewan peliharaan kamu bisa jadi mengalami gangguan kecemasan berpisah adalah napas tidak teratur. Ada penampakan bagaimana hewan peliharaan kamu tidak bernapas dengan baik, antara lain pernapasan cepat, denyut jantung meningkat, gemetar, dan masih banyak lagi. Gangguan napas itu bisa menjadi tanda bahwa ia mengalami kecemasan berpisah.

Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Siapa yang akan Bertemu Arsenal di Final Liga Champions?
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
7 Hidden Gem Kuliner Sunda di Bogor yang Enak dan Wajib Dicoba, Suasana Asri dan Menunya Autentik
13 Gudeg Paling Enak di Solo dengan Harga Terjangkau, Rasa Premium, Cocok untuk Kulineran Bareng Keluarga!
12 Rekomendasi Kuliner Malam di Surabaya dengan View Terbaik untuk Nongkrong Santai dan Pemandangan yang Memukau
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Sejarah Die Roten Selalu Lolos dari Semifinal Liga Champions, Masih Dominan Lawan Klub Ligue 1
