
Ilustrasi financial planing. (freepik)
JawaPos.com-Mengawali hidup baru sebagai pasangan muda bisa menjadi proses adaptasi terbesar di dalam hidup.
Salah satu topik yang paling krusial di awal pernikahan adalah urusan keuangan. Mengelola keuangan setelah menikah sebagai tim memang terasa lebih menantang.
Pasalnya harus ada keterbukaan dan komunikasi yang jelas antara pasangan dengan anda mengenai kondisi finansial di dalam rumah tangga.
Tidak jarang persoalan finansial di dalam pernikahan menjadi pemicu keretakan rumah tangga sampai berakhir dengan perceraian.
Pengelolaan keuangan yang tidak sehat atau perbedaan sikap dalam mengatur uang dapat memicu konflik yang berujung pada perpisahan. Terkadang pasangan bisa merasa anda terlalu pelit padahal menurut anda itu adalah cara bijak untuk menekan pengeluaran rumah tangga.
Sebelum terjadi konflik keuangan dan berbagai masalah finansial yang tidak terencana, ada baiknya anda mempelajari tips mengelola keuangan untuk pasangan yang baru menikah seperti yang dirangkum dari laman www.chubb.com dan depositobpr.id.
Kenali kebiasaan pasangan memakai uang
Setelah menikah pasangan dan anda adalah satu tim. Oleh karena itu keterbukaan soal keuangan satu sama lain menjadi sangat penting. Masa awal waktu pernikahan adalah saat yang tepat untuk memahami dan menyesuaikan diri dengan kebiasan pasangan dalam menggunakan uang. Apabila pasangan termasuk tipe yang cenderung boros, maka anda berdua bisa berdiskusi untuk menetapkan beberapa batasan untuk menekan pos pengeluaran.
Buat anggaran bersama
Setelah menikah, mengatur keuangan rumah tangga adalah tanggung jawab dua orang di dalam rumah tangga. Susun anggaran bersama. Catat seluruh pengeluaran dan persiapkan anggaran bersama. Catat semua dana yang diperlukan mulai dari cicilan, sewa, kredit mobil, asuransi, belanja bulanan, internet, listrik dan air. Perkirakan juga kebutuhan masa depan seperti tabungan dan investasi. Hidup sesuai kemampuan merupakan kunci finansial yang sehat.
Bagi pengeluaran
Saat sudah mulai berkeluarga, akan lebih efektif apabila pengeluaran rumah tangga dibagi oleh dua orang. Contohnya adalah pembagian yang jelas antara satu pasangan yang berkontribusi membiayai kebutuhan rumah tangga dan sementara pasangan mengurus pembayaran tagihan.
Tentukan tabungan
Sebagai pasangan muda yang sedang memulai karir, penghasilan mungkin masih terasa mencukupi. Namun, tetap pertimbangkan juga dengan risiko masa depan seperti kehilangan pekerjaan dan kebutuhan saat pensiun. Belum lagi biaya keluarga yang terus meningkat seiring dengan pertumbuhan keluarga seperti memiliki anak atau menanggung orang tua. Oleh karena itu penting untuk mempersiapkan berbagai pos tabungan sejak awal sebagai pasangan muda.
Hindari utang

Kapolri Kenang Warisan Bung Karno, Tegaskan Semangat Pemimpin Bangsa Harus Terus Dijaga
Prediksi Skor Ekuador vs Curacao di Piala Dunia 2026: La Tri Wajib Menang demi Lolos ke Babak 32 Besar
Prediksi Skor Jerman vs Pantai Gading di Piala Dunia 2026: Ujian Sesungguhnya Die Mannschaft di Grup E
BGN Terbitkan SE Nomor 12 Tahun 2026, Layanan MBG Dihentikan Sementara saat Hari Libur
Gabriel Budi Blak-blakan, Agen Pemain Persebaya Surabaya Ungkap Sosok Paling Berkesan
Prediksi Susunan Pemain Timnas Brasil vs Haiti: Danilo Ingin Selecao Kuasai Permainan
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
TVRI Hilang? Begini Cara Memunculkan Sinyal TVRI untuk Nonton Piala Dunia 2026 Gratis
Jadwal Moto3 Ceko 2026! Veda Ega Pratama P14 dan Langsung Lolos Q2
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
