
ilustrasi orang yang merayakan Tahun Baru Imlek. (freepik)
JawaPos.com – Banyak orang menantikan awal yang baru, kekayaan, dan pembaharuan selama Tahun Baru Imlek.
Orang-orang di seluruh dunia merayakan festival ini dengan berkumpul bersama keluarga, makan besar, dan tradisi lainnya.
Nah mereka juga percaya bahwa pantangan budaya akan memengaruhi keberuntungan mereka sepanjang tahun.
Alhasil mereka tidak melakukan hal-hal tertentu selama Tahun Baru Imlek, tetapi hal-hal ini umum dilakukan di semua keluarga dan daerah.
Dilansir timesindia, berikut tujuh hal di antaranya dan alasan mengapa hal-hal tersebut dilakukan.
Dahulu orang percaya bahwa membersihkan rumah pada hari pertama Tahun Baru Imlek akan menyapu bersih uang dan keberuntungan.
Sebelum malam Tahun Baru, banyak keluarga membersihkan rumah mereka untuk memberi ruang bagi keberuntungan.
Orang-orang menghindari meminjamkan atau meminjam uang karena berpikir hal itu akan membuat mereka terlilit utang di awal tahun.
Mereka khawatir hal ini dapat menyebabkan masalah keuangan selama beberapa bulan ke depan.
Bertengkar, berteriak, atau menggunakan kata-kata kasar bukanlah hal yang baik.
Di beberapa hari pertama tahun baru, keluarga berusaha untuk rukun dan saling mengucapkan hal-hal baik.
Orang-orang percaya bahwa merusak barang adalah pertanda buruk.
Beberapa budaya mengatakan bahwa jika sesuatu rusak secara tidak sengaja, Anda harus mengucapkan hal-hal baik untuk mengimbangi pertanda buruk tersebut.
Kebanyakan orang tidak memotong rambut mereka karena mereka berpikir itu akan menghilangkan keberuntungan atau kekayaan mereka.
Sebelum Tahun Baru, banyak orang memotong rambut mereka.

Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
Korban Rudapaksa di Cipondoh Jalani Trauma Healing, DP3AP2KB Kota Tangerang Beri Pendampingan Khusus
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
