Salah satu kebiasaan siswa berprestasi adalah rajin mencatat (freepik)
JawaPos.com – Pada dasarnya menjadi siswa berprestasi bukan hanya tentang memiliki kecerdasan tinggi. Banyak penelitian menunjukkan bahwa keberhasilan akademik lebih sering dipengaruhi oleh kebiasaan belajar yang konsisten dan strategi belajar yang efektif.
Dalam dunia pendidikan modern, para ahli menekankan pentingnya membangun kebiasaan belajar yang baik sejak dini. Kebiasaan ini dapat membantu siswa meningkatkan pemahaman materi, mengelola waktu dengan baik serta mencapai prestasi akademik yang lebih tinggi.
Penelitian dari Stanford University menyebutkan bahwa siswa yang memiliki pola belajar teratur dan disiplin cenderung menunjukkan performa akademik yang lebih baik dibandingkan siswa yang belajar secara teratur tidak disiplin.
Selain itu, studi dalam jurnal Psychological Science juga menunjukkan bahwa kebiasaan belajar yang efektif dapat meningkatkan kemampuan memori dan pemahaman konsep secara signifikan.
Berikut beberapa kebiasaan siswa berprestasi yang bisa ditiru sebagaimana dilansir dari laman Stanford University dan Harvard University Learning Center, Selasa (10/3) :
1. Memiliki jadwal belajar yang teratur
Salah satu kebiasaan utama siswa berprestasi adalah memiliki jadwal belajar yang teratur. Mereka biasanya mengatur waktu belajar secara konsisten setiap hari sehingga materi pelajaran dapat dipahami secara bertahap.
Menurut penelitian dari Harvard University, belajar secara terjadwal membantu otak menyimpan informasi dalam memori jangka panjang dengan lebih efektif.
Dengan jadwal belajar yang jelas, siswa dapat menghindari kebiasaan belajar mendadak menjelang ujian. Hal ini juga membantu mereka mengurangi stres saat menghadapi tugas atau ujian.
2. Aktif bertanya di kelas
Siswa berprestasi biasanya tidak ragu untuk bertanya ketika tidak memahami materi pelajaran. Mereka menyadari bahwa bertanya merupakan bagian penting dari proses belajar.
Penelitian dari University of California Berkeley menunjukkan bahwa siswa yang aktif berdiskusi di kelas cenderung memiliki pemahaman konsep yang lebih mendalam.
Dengan bertanya, siswa dapat memperjelas materi yang belum dipahami. Hal ini juga membantu mereka menghindari kesalahan pemahaman terhadap konsep tertentu.
3. Membuat catatan belajar yang rapi

Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Bocor! Alasan Brian Uriarte Tetap P4 Meski Crash di Moto3 Hungaria 2026, Bikin Veda Ega Pratama Finis P16
Prediksi Piala Dunia 2026: Sejarah Sebut Hanya 5 Tim Lolos Semua Kriteria Juara, Belanda Masuk Daftar
Media Jerman Pusing Lihat Ngerinya Performa Veda Ega Pratama di Sesi Practice Moto3 Hungaria 2026
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Eksklusif! Perjuangan Nyo Daftar Player Escort Sejak 2024, Menangis Haru Dipeluk Nathan Tjoe-A-On di Timnas Indonesia
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Viral Pengemudi Ojek Pangkalan Getok Harga Rp 400 Ribu Senayan-Bundaran HI, Modus Bilang Tarif "58"
