
Ilustrasi kebiasaan orang dewasa yang sering dibandingkan saat kecil (freepik)
JawaPos.com - Perbandingan sering datang dengan wajah yang tidak selalu terlihat keras. Kadang ia muncul sebagai dorongan, motivasi, atau bahkan bentuk kasih sayang.
Kalimat seperti, “Lihat sepupumu lebih rajin,” atau “Kenapa tidak bisa seperti dia?” mungkin terdengar biasa bagi sebagian orang.
Namun, bagi seorang anak, kalimat-kalimat itu bisa menjadi fondasi cara berpikir tentang nilai diri.
Seiring waktu, kebiasaan dibandingkan tidak benar-benar hilang. Ia tumbuh diam-diam, mengikuti hingga dewasa, dan membentuk pola perilaku yang sering tidak disadari.
Hal inilah yang dialami oleh Una Quinn. Dari pengalaman panjangnya mengamati kehidupan dan relasi manusia, ia melihat pola yang sama berulang kali—orang dewasa yang dulunya sering dibandingkan, kini membawa kebiasaan tertentu dalam hidup mereka.
Dilansir dari laman The Vessel, Jumat (27/3), berikut delapan kebiasaan yang paling sering muncul.
1. Menilai Diri Berdasarkan Standar Orang Lain
Una Quinn menyadari bahwa banyak orang dewasa terbiasa mengukur nilai diri dari luar. Mereka melihat pencapaian orang lain sebagai tolok ukur.
Dalam situasi sosial, tanpa sadar mereka membandingkan:

Bocor! Alasan Brian Uriarte Tetap P4 Meski Crash di Moto3 Hungaria 2026, Bikin Veda Ega Pratama Finis P16
Viral! Diduga Dana Operasional Belum Cair, Sejumlah SPPG Mogok Operasional Mulai 8 Juni 2026
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Shin Tae-yong Bajak Staf Persebaya Surabaya, Gerbong Eks Timnas Indonesia Bisa Diboyong ke Persija Jakarta
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
BREAKING NEWS! Persija Jakarta Resmi Tunjuk Shin Tae-yong sebagai Pelatih Baru
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Melihat 10 Besar Penjualan Mobil Mei 2026: Jaecoo Kuasai Brand Tiongkok, Tak Ada Nama BYD
Prediksi Piala Dunia 2026: Sejarah Sebut Hanya 5 Tim Lolos Semua Kriteria Juara, Belanda Masuk Daftar
Sudah Setor Total Rp 117 Miliar tapi Rumah Tak Kunjung Jadi, Konsumen Emeralda Resort Polisikan Yana Priatna
