Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 6 April 2026 | 18.49 WIB

Orang yang Benar-Benar Disukai Tetapi Tidak Memiliki Teman Dekat Biasanya Menunjukkan 7 Perilaku Ini Menurut Psikologi

seseorang yang disukai tetapi tidak memiliki teman dekat. (Freepik/freepik) - Image

seseorang yang disukai tetapi tidak memiliki teman dekat. (Freepik/freepik)

 

JawaPos.com - Di kehidupan sosial, kita sering mengasumsikan bahwa seseorang yang disukai banyak orang pasti memiliki lingkaran pertemanan yang erat. Namun kenyataannya, tidak selalu demikian. Ada individu yang hangat, menyenangkan, bahkan populer di lingkungan sosialnya—tetapi tidak memiliki teman dekat yang benar-benar intim.

Fenomena ini bukanlah hal aneh. Dalam psikologi, ada beberapa pola perilaku yang menjelaskan mengapa seseorang bisa disukai banyak orang, tetapi tetap menjaga jarak secara emosional.

Dilansir dari Expert Editor, terdapat tujuh perilaku yang biasanya mereka tunjukkan.

1. Ramah, tetapi Tidak Terlalu Terbuka

Orang-orang ini dikenal ramah, mudah diajak ngobrol, dan membuat orang lain merasa nyaman. Mereka bisa bercanda, mendengarkan, dan hadir secara sosial.

Namun, ada satu batas yang jarang mereka lewati: keterbukaan emosional yang dalam. Mereka jarang membagikan masalah pribadi, ketakutan, atau sisi rentan mereka.

Akibatnya, hubungan yang terjalin cenderung berada di permukaan—menyenangkan, tetapi tidak mendalam.

2. Pendengar yang Baik, tetapi Jarang Berbagi

Mereka sering menjadi “tempat curhat” bagi orang lain. Kemampuan mendengarkan mereka sangat kuat, penuh empati, dan tidak menghakimi.

Tetapi ketika giliran mereka untuk berbicara tentang diri sendiri, mereka cenderung menahan diri.

Dalam psikologi hubungan, kedekatan emosional terbentuk dari pertukaran dua arah. Jika hanya satu pihak yang terbuka, hubungan sulit berkembang menjadi dekat.

3. Mandiri Secara Emosional

Individu seperti ini biasanya sangat mandiri. Mereka terbiasa mengatasi masalah sendiri tanpa bergantung pada orang lain.

Sekilas, ini terlihat sebagai kekuatan. Namun di sisi lain, hal ini membuat mereka jarang “membutuhkan” orang lain secara emosional.

Karena kedekatan sering tumbuh dari kebutuhan dan saling ketergantungan, sikap terlalu mandiri bisa menghambat hubungan yang lebih dalam.

4. Takut Menjadi Beban

Banyak dari mereka memiliki keyakinan internal bahwa berbagi masalah akan merepotkan orang lain.

Mereka mungkin berpikir:

“Nggak usah cerita, nanti malah bikin orang lain pusing.”
“Aku harus kuat sendiri.”

Akibatnya, mereka memilih untuk menyimpan semuanya sendiri, bahkan ketika sebenarnya mereka membutuhkan dukungan.

5. Menjaga Batas yang Kuat

Orang-orang ini biasanya memiliki batasan (boundaries) yang sangat jelas—dan terkadang terlalu kuat.

Mereka tahu kapan harus berkata tidak, menjaga ruang pribadi, dan tidak mudah membiarkan orang masuk terlalu dalam ke kehidupan mereka.

Walaupun ini sehat, jika terlalu kaku, hal tersebut bisa membuat orang lain merasa sulit untuk benar-benar dekat.

6. Nyaman dalam Kesendirian

Mereka bukan tipe yang takut sendirian. Justru, mereka sering menikmati waktu sendiri.

Mereka bisa:

Menghabiskan waktu tanpa merasa kesepian
Mengisi energi dari aktivitas pribadi
Tidak merasa perlu selalu ditemani

Karena itu, mereka tidak terlalu terdorong untuk membangun hubungan yang sangat dekat.

7. Pernah Mengalami Kekecewaan Sosial

Dalam banyak kasus, ada pengalaman masa lalu yang membentuk pola ini—misalnya:

Pernah dikhianati teman
Kehilangan kepercayaan pada orang lain
Merasa tidak dihargai dalam hubungan sebelumnya

Pengalaman tersebut membuat mereka secara tidak sadar membangun “jarak aman”.

Mereka tetap bersikap baik dan hangat, tetapi tidak lagi mudah membuka diri sepenuhnya.

Penutup

Tidak memiliki teman dekat bukan berarti seseorang kesepian atau bermasalah. Dalam banyak kasus, mereka justru adalah individu yang kuat, mandiri, dan matang secara emosional.

Namun, jika mereka menginginkan hubungan yang lebih dalam, kunci utamanya adalah keberanian untuk sedikit lebih terbuka—meskipun itu terasa tidak nyaman.

Karena pada akhirnya, kedekatan sejati bukan hanya tentang disukai, tetapi tentang berani dilihat apa adanya.***
Editor: Novia Tri Astuti
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore