Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 6 April 2026 | 20.23 WIB

Bukan Sekadar Ditolak, Ini Alasan Mengapa Penolakan Cinta Terasa Sangat Menyakitkan

Ilustrasi Cinta ditolak (Freepik) - Image

Ilustrasi Cinta ditolak (Freepik)

JawaPos.com - Penolakan dalam hubungan romantis sering kali meninggalkan luka yang lebih dalam daripada yang terlihat. 

Banyak orang mengira rasa sakit itu muncul karena kehilangan seseorang yang diinginkan, padahal kenyataannya tidak selalu demikian.

Dalam banyak kasus, yang terasa menyakitkan justru adalah cara seseorang memaknai penolakan tersebut. 

Pikiran tentang diri yang tidak cukup baik, tidak menarik, atau tidak layak dicintai sering kali muncul tanpa disadari. Hal inilah yang membuat penolakan terasa begitu personal.

Melalui sudut pandang psikologi, artikel ini akan membantu Anda memahami mengapa penolakan cinta bisa terasa sangat menyakitkan, serta bagaimana cara pandang yang berbeda dapat mengurangi dampaknya yang dihimpun dari Psychologytoday.com pada Senin (06/04).

1. Rasa Sakit Berasal dari Makna, Bukan Peristiwa

Ketika seseorang mengalami penolakan, respons emosional yang muncul tidak hanya berasal dari kejadian itu sendiri. 

Lebih dari itu, rasa sakit muncul dari makna yang diberikan terhadap kejadian tersebut. Banyak orang secara otomatis mengaitkan penolakan dengan nilai diri. 

Mereka mulai mempertanyakan apakah ada yang salah dalam dirinya, baik dari segi kepribadian maupun penampilan.

Padahal, penolakan sering kali lebih berkaitan dengan ketidakcocokan daripada kekurangan. Namun, tanpa kesadaran ini, pikiran cenderung mengarah pada kesimpulan yang merugikan diri sendiri.

Editor: Novia Tri Astuti
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore