
seseorang yang perkataannya menunjukkan kurang empati. (Freepik/marinaghanis98)
JawaPos.com - Empati adalah kemampuan untuk memahami dan merasakan apa yang dialami orang lain. Dalam psikologi, empati merupakan komponen penting dalam hubungan sosial yang sehat.
Namun, tidak semua orang memiliki tingkat empati yang sama. Tanpa disadari, seseorang yang kurang empati sering menggunakan frasa tertentu yang justru memperburuk kondisi emosional orang lain.
Dilansir dari Expert Editor, terdapat 10 frasa yang sering digunakan oleh orang dengan tingkat empati rendah, beserta penjelasan psikologisnya:
1. “Itu kan masalah kecil, kenapa dibesar-besarkan?”
Frasa ini meremehkan perasaan orang lain. Dalam psikologi, ini disebut sebagai emotional invalidation, yaitu menolak atau mengecilkan emosi seseorang. Padahal, setiap individu memiliki toleransi stres yang berbeda.
2. “Orang lain juga lebih susah dari kamu”
Alih-alih menghibur, kalimat ini membuat seseorang merasa tidak berhak untuk merasa sedih. Ini menunjukkan kurangnya kemampuan untuk fokus pada pengalaman unik individu.
3. “Kamu terlalu baper”
Frasa ini sering digunakan untuk menyalahkan orang yang sedang emosional. Dalam perspektif psikologi, ini adalah bentuk gaslighting ringan, karena membuat seseorang meragukan validitas perasaannya sendiri.
4. “Ya sudah, move on saja”
Walaupun terdengar seperti saran, kalimat ini seringkali mengabaikan proses emosional yang penting. Psikologi menekankan bahwa emosi perlu diproses, bukan ditekan.
5. “Itu salah kamu sendiri”
Frasa ini menunjukkan kecenderungan blaming tanpa memahami konteks. Orang yang empatik biasanya akan mencari pemahaman sebelum menyimpulkan.
6. “Saya juga pernah, tapi saya tidak selemah itu”
Kalimat ini membandingkan dan merendahkan sekaligus. Dalam psikologi sosial, ini menunjukkan kurangnya perspektif taking, yaitu kemampuan melihat dari sudut pandang orang lain.
7. “Ngapain sih dipikirin terus?”
Frasa ini mengabaikan fakta bahwa otak manusia tidak selalu bisa “mematikan” pikiran secara instan, terutama saat mengalami stres atau kecemasan.
8. “Sudah lah, jangan lebay”
Kata “lebay” sering digunakan untuk meremehkan emosi. Ini bisa membuat seseorang merasa malu terhadap perasaannya sendiri, yang dalam jangka panjang berdampak pada kesehatan mental.
9. “Kamu harusnya lebih kuat”
Kalimat ini terdengar memotivasi, tetapi sebenarnya bisa menjadi tekanan tambahan. Dalam psikologi, ini disebut sebagai toxic positivity, yaitu dorongan untuk selalu kuat tanpa ruang untuk rapuh.
10. “Saya tidak mengerti kenapa kamu merasa begitu”
Frasa ini sebenarnya netral, tetapi jika disampaikan tanpa usaha untuk memahami, ini menunjukkan ketidakpedulian. Orang yang empatik biasanya akan melanjutkan dengan pertanyaan atau usaha memahami lebih dalam.
Kesimpulan
Kurangnya empati bukan selalu berarti seseorang “jahat”, tetapi bisa disebabkan oleh kurangnya kesadaran emosional, pengalaman hidup, atau pola asuh. Namun, penggunaan frasa-frasa di atas dapat berdampak negatif pada hubungan interpersonal dan kesehatan mental orang lain.
Dalam psikologi, empati bisa dilatih. Salah satu cara sederhana adalah dengan mengganti frasa-frasa di atas menjadi kalimat yang lebih suportif, seperti:
“Aku ngerti ini pasti berat buat kamu”
“Mau cerita lebih lanjut?”
“Aku di sini kalau kamu butuh”

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
15 Pecel Paling Enak di Surabaya, Cita Rasa Sambal Kacang yang Autentik dan Ragam Lauk Tradisional yang Menggoda Selera
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
13 Wisata Terbaik Dekat Stasiun Pasuruan, Buat Liburan Tak Perlu Jauh Tapi Tetap Seru
12 Tempat Kuliner Soto yang Jadi Favorit di Malang, Soal Rasa Jangan Ditanya Pasti Enak!
Tak Perlu lagi Pusing Parkir, Ini Rute Transjakarta Paling Pas ke Indonesia Arena GBK
