Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 16 April 2026 | 15.01 WIB

Orang yang Merasa Lega Ketika Rencana Dibatalkan Biasanya Menunjukkan 8 Ciri Khas Ini Menurut Psikologi

seseorang yang merasa lega saat rencana dibatalkan (Freepik/bokodi) - Image

seseorang yang merasa lega saat rencana dibatalkan (Freepik/bokodi)

JawaPos.com - Pernah merasa diam-diam senang saat sebuah rencana tiba-tiba dibatalkan? Mungkin awalnya kamu sudah mengiyakan ajakan—nongkrong, menghadiri acara, atau sekadar berkumpul—tetapi ketika pembatalan datang, yang muncul justru rasa lega, bukan kecewa.

Fenomena ini cukup umum dan dalam psikologi, hal tersebut bukan sekadar “malas” atau “tidak niat.” Justru, ada sejumlah karakteristik kepribadian dan kondisi mental tertentu yang sering dimiliki oleh orang-orang dengan respons seperti ini.

Dilansir dari Expert Editor, terdapat 8 ciri khas yang biasanya dimiliki oleh orang yang merasa lega ketika rencana dibatalkan:

1. Cenderung Introvert

Orang introvert mendapatkan energi dari waktu sendiri, bukan dari interaksi sosial yang intens. Ketika rencana sosial dibatalkan, mereka merasa seperti mendapat “bonus waktu” untuk mengisi ulang energi.

Bukan berarti mereka tidak suka orang lain, tetapi interaksi sosial yang terlalu sering bisa terasa melelahkan secara mental.

2. Mengalami Social Fatigue (Kelelahan Sosial)

Beberapa orang mengalami kelelahan setelah terlalu banyak berinteraksi, bahkan jika interaksi tersebut menyenangkan.

Editor: Novia Tri Astuti
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore