Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 12 Mei 2026 | 03.41 WIB

10 Treatment Wajah untuk Bekas Jerawat Merah, Pori Besar, dan Warna Kulit Tidak Merata

Treatment wajah untuk bekas jerawat merah (Magnific) - Image

Treatment wajah untuk bekas jerawat merah (Magnific)

JawaPos.com – Di era ketika treatment wajah semakin mudah ditemukan, banyak orang mulai tertarik mencoba berbagai jenis laser untuk memperbaiki kondisi kulit. Namun, tidak semua orang memahami bahwa masalah kulit memiliki penyebab yang berbeda. Bekas jerawat merah misalnya, sering dianggap sama dengan noda hitam, padahal keduanya berasal dari proses yang berbeda di dalam kulit.

Melansir dari La Roche-Posay Indonesia, bekas jerawat dapat muncul akibat proses peradangan pada kulit yang memicu produksi kolagen dan melanin secara tidak merata. Sementara itu, menurut Alodokter, bekas jerawat merah atau post-inflammatory erythema (PIE) biasanya berkaitan dengan pelebaran pembuluh darah setelah jerawat meradang, bukan hanya soal hiperpigmentasi biasa.

Perbedaan ini membuat pemilihan treatment menjadi penting karena prosedur yang kurang tepat justru dapat memperparah inflamasi atau membuat kulit semakin sensitif. Selain itu, tren aesthetic treatment juga membuat banyak orang tergoda mencoba laser yang sedang populer tanpa mengetahui apakah treatment itu cocok untuk kondisi kulit mereka. Karena itu, memahami fungsi, kelebihan, dan kekurangan tiap treatment menjadi langkah awal yang penting sebelum memutuskan menjalani prosedur tertentu.

Berikut adalah sepuluh treatment wajah untuk bekas jerawat merah, pori besar, dan warna kulit tidak merata:

1. Vbeam Laser

Vbeam dikenal sebagai salah satu vascular laser yang cukup populer untuk mengatasi kemerahan akibat jerawat atau PIE (post-inflammatory erythema). Laser ini bekerja dengan menargetkan pembuluh darah di bawah kulit sehingga sering digunakan untuk redness, rosacea, hingga bekas jerawat merah yang sulit hilang. Treatment ini cukup banyak direkomendasikan untuk kulit yang mengalami inflamasi berulang pada area yang sama. Kelebihannya, Vbeam dinilai efektif membantu mengurangi kemerahan dan inflamasi tanpa terlalu merusak permukaan kulit. Namun, kekurangannya, treatment ini biasanya tidak terlalu fokus untuk warna kulit belang atau tekstur dalam, sehingga beberapa orang tetap membutuhkan kombinasi treatment lain.

2. Yellow Laser

Yellow laser cukup populer di kalangan pemilik kulit sensitif karena dikenal lebih gentle dibanding beberapa jenis laser lain. Treatment ini sering digunakan untuk membantu jerawat inflamasi, redness, hingga kulit yang mudah iritasi. Banyak orang memilih yellow laser karena downtime-nya relatif ringan dan kulit tidak terlalu "kaget" setelah treatment. Kelebihannya, yellow laser cocok untuk calming skin dan membantu inflamasi secara bertahap. Namun, kekurangannya, hasil treatment biasanya tidak instan dan memerlukan beberapa sesi untuk melihat perubahan yang lebih signifikan.

3. IPL (Intense Pulsed Light)

IPL atau Intense Pulsed Light sering digunakan untuk membantu warna kulit tidak merata, sun damage, dan kemerahan ringan. Berbeda dengan vascular laser yang lebih fokus pada pembuluh darah, IPL memiliki target yang lebih luas sehingga sering dipilih untuk membuat warna kulit terlihat lebih rata dan cerah. Kelebihannya, IPL dapat membantu overall skin tone dan membuat kulit tampak lebih glowing. Namun, kekurangannya, treatment ini tidak selalu cocok untuk kulit sensitif atau skin barrier yang sedang rusak karena bisa memicu iritasi pada beberapa orang.

Editor: Candra Mega Sari
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore