
Seorang pria membawa tote bag yang sejatinya didesain untuk perempuan. (SANYO SHOKAI / VIA JIJI)
JawaPos.com – Tren fashion tanpa batas gender makin menguat di Jepang, terutama di kalangan Generasi Z. Dilansir dari The Japan Times, Rabu (27/5), Gaya berpakaian kini semakin menonjolkan ekspresi diri, tanpa terlalu terikat norma tradisional soal pakaian pria dan wanita.
Salah satu contohnya adalah makin lazimnya pria menggunakan payung parasol saat musim panas. Di sisi lain, perempuan mulai melirik item fashion yang selama ini identik dengan pria, seperti dasi.
Perubahan tren ini ikut dibaca pelaku industri mode. Sejumlah perusahaan pakaian di Jepang mulai menyesuaikan produk dan strategi penjualan mereka.
Raksasa fesyen pria Aoyama Trading, misalnya, meluncurkan produk Skinny Tie pada Januari lalu. Dasi ini dirancang khusus untuk perempuan dengan bentuk lebih tipis, lebih pendek, dan simpul yang lebih kecil dibanding dasi pria.
Perusahaan tersebut juga menjual setelan uniseks di area pakaian pria maupun wanita di toko mereka. Langkah itu diambil seiring perubahan selera konsumen muda.
Survei Aoyama Trading terhadap sekitar 850 pengguna aplikasi perempuan tahun lalu menunjukkan hampir separuh responden tertarik pada gaya berpakaian yang dirancang untuk pria. Menurut perusahaan, item fashion pria kini justru diminati perempuan muda.
Dengan semakin sedikit pekerja yang mengenakan jas formal ke kantor, perusahaan itu juga mencari pasar baru. Salah satunya dari pelanggan perempuan, termasuk Gen Z.
Fenomena serupa terlihat di Sanyo Shokai. Perusahaan apparel besar itu mendapati tas kecil yang awalnya dirancang untuk perempuan justru laris di kalangan pria.
Penjualan bulan pertama tote bag makan siang yang dirilis akhir November lalu mencapai sekitar tiga kali lipat dari target perusahaan. Pembeli utamanya justru pria berusia 30 hingga 40 tahun.
Banyak dari mereka bahkan membeli boneka beruang kecil untuk menghias tas tersebut. Detail ini menunjukkan pergeseran selera yang makin cair.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Armenia vs Latvia di Liga Nations UEFA: Sarkanbaltsarkanie Paksa Tuan Rumah Imbang
Prediksi Skor Montenegro vs Siprus di Liga Nations UEFA: Duel Sengit Rawan Imbang di Pod Goricom
Prediksi Skor Polandia vs Bosnia-Herzegovina di Liga Nations UEFA: Zmajevi Siap Kejutkan Tuan Rumah
Guruh Soekarnoputra Meninggal, Ini Daftar Anak Soekarno yang Masih Hidup dan Sudah Tiada
Guruh Soekarnoputra dalam Kondisi Kritis, Dirawat Intensif di RS Siloam Semanggi
Bikin Geger Lagi, 244 Siswa Hingga Guru di Batang Tumbang Usai Santap MBG
Prediksi Skor Georgia vs Irlandia Utara di Liga Nations UEFA: Jvarosnebi Pesta Gol di Kandang
Prediksi Skor Slovakia vs Moldova di Liga Nations UEFA: Sokoli Borong Gol di Futbal Tatran Aréna
Prediksi Skor Bangladesh vs Malaysia di FIFA ASEAN Cup 2026: Harimau Malaya Curi Kemenangan
Prediksi Skor Albania vs Belarus di Liga Nations UEFA: Kuq e Zinjtë Menang Tipis Hadapi Tim Tamu

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022