
Ilustrasi generasi z (Freepik)
JawaPos.com – Generasi Z disebut sebagai kelompok usia yang paling rentan terhadap informasi palsu di internet.
Sejumlah penelitian menunjukkan bahwa tingginya penggunaan media sosial tidak selalu diikuti kemampuan memverifikasi informasi dengan baik.
Berikut 5 faktor utama yang dinilai membuat Generasi Z lebih mudah tertipu oleh disinformasi dan teori konspirasi di era digital, seperti dilansir dari laman Politico pada Kamis (4/6).
1. Terlalu Bergantung pada Media Sosial sebagai Sumber Informasi
Banyak anggota Generasi Z memperoleh berita utama mereka dari platform media sosial seperti TikTok dan Instagram. Informasi yang beredar di platform tersebut sering kali tidak melalui proses verifikasi yang ketat sebagaimana media arus utama. Akibatnya, informasi yang salah dapat dengan mudah diterima sebagai fakta.
2. Rendahnya Kemampuan Literasi Media Digital
Meski tumbuh bersama teknologi, tidak semua generasi muda memiliki kemampuan mengevaluasi informasi secara kritis. Penelitian menunjukkan banyak siswa kesulitan mengidentifikasi sumber informasi yang tidak kredibel atau memiliki kepentingan tertentu. Kondisi ini membuat mereka lebih mudah terpengaruh oleh konten yang menyesatkan.
3. Ketidakpercayaan terhadap Institusi dan Media Arus Utama
Meningkatnya skeptisisme terhadap pemerintah, lembaga pendidikan, institusi kesehatan, dan media membuat sebagian Generasi Z mencari informasi dari sumber alternatif. Sayangnya, sumber tersebut tidak selalu dapat dipertanggungjawabkan. Ketidakpercayaan ini sering menjadi pintu masuk bagi penyebaran teori konspirasi.
4. Pengaruh Algoritma dan Ruang Gema Digital
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Daftar Lengkap Korban Tenggelamnya Kapal Virgo Transport 8 yang Berhasil Dievakuasi
Profil Anthony Xie, Suami Audi Marissa yang Digugat Cerai: Beberapa Tahun Berkarier di Taiwan-China
Prediksi Skor Genoa vs Sudtirol di Coppa Italia: Grifone Berburu Gol di Stadio Ferraris
Profil Kanaya Whu: Vokalis MK9 Bentukan Dedi Mulyadi, Meninggal di Usia 35 Tahun
Prediksi Bursa Skor Shamal vs Al Ittihad di Liga Champions Asia, Peluang Tim Tamu Kuasai Tanah Arab
Prediksi Skor Rayo Vallecano vs Espanyol di Liga Spanyol: Misi Berat Emil Audero di Kandang
Prediksi Skor Villarreal vs Real Betis di Liga Spanyol: Duel Sengit Berpotensi Imbang
Sebut MBG Tak Bermasalah, Sudaryono: Yang Bikin Ramai Guru, Ortu, Wartawan, Hingga LSM
Prediksi Skor Reading vs Brentford di Carabao Cup: The Bees Bakal Sengat Tuan Rumah
Prediksi Skor Torino vs Roma di Liga Italia: Giallorossi Siap Obrak-abrik Markas Il Toro

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022