
Ilustrasi Makanan berlemak (freepik)
JawaPos.com – Meskipun makanan gorengan terasa lezat dan menggugah selera, konsumsi yang dilakukan secara berlebihan dan terus-menerus dapat berdampak kurang baik bagi kesehatan.
Jenis makanan yang digoreng atau tinggi lemak ini umumnya mengandung kalori tinggi, lemak jenuh, garam, serta karbohidrat olahan, namun rendah serat, vitamin, dan mineral yang dibutuhkan tubuh.
Jika dikonsumsi terlalu sering, kebiasaan ini dapat meningkatkan risiko berbagai gangguan kesehatan dalam jangka panjang.
Dikutip dari English Jagran, berikut sejumlah potensi risiko kesehatan yang dapat timbul akibat terlalu sering mengonsumsi makanan berminyak atau berlemak.
1. Kembung dan sakit perut
Mengonsumsi makanan berminyak dan berlemak dapat menyebabkan perut kembung dan sakit perut.
Minyak berlebih memperlambat pencernaan, menyebabkan rasa tidak nyaman, mual, dan radang di perut.
Hal ini memicu perut kembung, kram, dan sakit perut.
2. Penambahan berat badan
Mengonsumsi makanan berminyak secara teratur dapat menyebabkan kenaikan berat badan yang signifikan.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Swiss vs Slovenia di Liga Nations UEFA: La Nati Menang Besar di Thermoplan Arena
Prediksi Skor Islandia vs Bulgaria di Liga Nations UEFA: Strákarnir okkar Tundukkan Tim Tamu
Injury Time Timnas Indonesia vs Bangladesh Jadi 7 Menit, John Herdman Beri Penjelasan
Prediksi Skor Belarus vs San Marino di Liga Nations UEFA: Belyya Kryly Pesta Gol
Prediksi Skor Polandia vs Rumania di Liga Nations UEFA: Biało-czerwoni Berburu Kemenangan
Prediksi Skor Vietnam vs Pakistan di FIFA ASEAN Cup: Golden Star Warriors Lumat Habis Shaheens
Prediksi Skor Kroasia vs Inggris di Liga Nations UEFA: The Three Lions Redam Tuan Rumah
Prediksi Finlandia vs Albania di UEFA Nations League: Duel Ketat Dua Tim Belum Kebobolan
Prediksi Susunan Pemain Spanyol vs Ceko: De la Fuente dan Denia seperti Bermain Catur
Alyssa Daguise Sedih Wajah Baby Soso Terekspos ke Publik

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022