
Ilustrasi Makanan berlemak (freepik)
JawaPos.com – Meskipun makanan gorengan terasa lezat dan menggugah selera, konsumsi yang dilakukan secara berlebihan dan terus-menerus dapat berdampak kurang baik bagi kesehatan.
Jenis makanan yang digoreng atau tinggi lemak ini umumnya mengandung kalori tinggi, lemak jenuh, garam, serta karbohidrat olahan, namun rendah serat, vitamin, dan mineral yang dibutuhkan tubuh.
Jika dikonsumsi terlalu sering, kebiasaan ini dapat meningkatkan risiko berbagai gangguan kesehatan dalam jangka panjang.
Dikutip dari English Jagran, berikut sejumlah potensi risiko kesehatan yang dapat timbul akibat terlalu sering mengonsumsi makanan berminyak atau berlemak.
1. Kembung dan sakit perut
Mengonsumsi makanan berminyak dan berlemak dapat menyebabkan perut kembung dan sakit perut.
Minyak berlebih memperlambat pencernaan, menyebabkan rasa tidak nyaman, mual, dan radang di perut.
Hal ini memicu perut kembung, kram, dan sakit perut.
2. Penambahan berat badan
Mengonsumsi makanan berminyak secara teratur dapat menyebabkan kenaikan berat badan yang signifikan.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Besan KDM Komjen Karyoto Dimutasi dari Jabatan Kabaharkam Jelang Pensiun
Prediksi Semen Padang vs PSPS Pekanbaru: Kabau Sirah Incar 3 Poin, Askar Bertuah Siap Bikin Kejutan!
Rekam Jejak Wadankor Brimob Irjen Victor Alexander Lateka, dari Densus 88 hingga BIN
Prediksi Skor Kosta Rika vs Haiti di CONCACAF: Les Grenadiers Bisa Menang Tipis
Prediksi Skor Irlandia vs Israel: The Green Army Diunggulkan Menang
Prediksi Skor Kosovo vs Austria di Liga Nations UEFA: Das Team Perpanjang Rekor Tak Terkalahkan
Prediksi Deltras FC vs Persiba: Leonard Tupamahu Hafal Gaya Main Tamu
Prediksi Skor Siprus vs Latvia di Liga Nations UEFA: I Galanolefki Menang Tipis di Neo GSP
Prediksi Susunan Pemain Yunani vs Jerman: Klopp Butuh Sentuhan Wirtz
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022