Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 4 Juli 2026 | 23.05 WIB

8 Hal yang Melelahkan bagi Orang EQ Tinggi dan Penuh Empati Menurut Psikologi

Hal yang melelahkan bagi orang EQ tinggi dan penuh empati menurut psikologi - Image

Hal yang melelahkan bagi orang EQ tinggi dan penuh empati menurut psikologi

JawaPos.com – Psikologi kecerdasan emosional mengungkap bahwa meski EQ tinggi membuat hidup lebih bermakna, ada banyak hal yang melelahkan orang EQ tinggi dalam kehidupan sehari-hari.

Tantangan hidup orang penuh empati sering kali tidak terlihat dari luar karena kemampuan mereka menyerap energi dan emosi orang lain justru menjadi sumber kelelahan emosional.

Psikologi kecerdasan emosional menjelaskan bahwa kelelahan emosional yang dialami orang EQ tinggi bukan kelemahan melainkan konsekuensi dari empati yang mereka miliki.

Dilansir dari laman YourTango pada Sabtu (4/7), berikut delapan hal yang melelahkan orang EQ tinggi dan menjadi tantangan hidup orang empatik dalam kehidupan sosial mereka sehari-hari.

1. Menjadi tempat curhat dan konselor bagi semua orang

Orang dengan kecerdasan emosional tinggi sering berakhir menjadi teman konselor di lingkaran sosial mereka karena kemampuan mendengarkan dan memberi nasihat yang baik.

Hubungan yang bersifat satu arah seperti ini tidak menawarkan dukungan timbal balik, membuat setiap pertemuan terasa seperti sesi terapi yang menguras energi mereka.

Ruang sosial yang seharusnya menjadi tempat pemulihan justru berubah menjadi bagian dari rutinitas yang menguras karena tidak ada keseimbangan dalam hubungan tersebut.

Editor: Novia Tri Astuti
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore