Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 15 Juli 2026 | 21.59 WIB

9 Keyakinan Tersembunyi Orang yang Selalu Merasa Dihakimi Menurut Psikologi

Keyakinan tersembunyi orang yang selalu merasa dihakimi menurut psikologi (Magnific/ freepik) - Image

Keyakinan tersembunyi orang yang selalu merasa dihakimi menurut psikologi (Magnific/ freepik)

JawaPos.com – Perasaan selalu merasa dihakimi bukan sekadar respons terhadap situasi luar, melainkan cerminan dari keyakinan tersembunyi yang sudah lama mengakar.

Psikologi mengungkap bahwa orang yang terus-menerus merasa dihakimi sering membiarkan rasa tidak aman mendiktekan cara mereka memandang orang lain.

Harga diri yang rapuh dan ketergantungan pada validasi eksternal menjadi akar dari pola pikir yang sangat melelahkan ini.

Dilansir dari laman YourTango pada Rabu (15/6), berikut sembilan keyakinan yang paling sering dipegang secara tidak sadar oleh orang-orang yang selalu merasa sedang dinilai oleh orang lain.

1. Nilai diri ditentukan oleh pendapat orang lain

Tidak ada seorang pun yang bisa sepenuhnya mengabaikan penilaian orang lain, terutama dari mereka yang sangat vokal mengungkapkan pendapat.

Kondisi ini dikenal sebagai harga diri yang bersyarat, yaitu bentuk ekstrem dari validasi eksternal yang tidak sehat dan tidak berkelanjutan.

Meski masyarakat sering mengajarkan bahwa nilai diri bergantung pada penilaian orang lain, harga diri seseorang tidak seharusnya bergantung pada orang lain.

2. Cara pandang orang lain adalah tanggung jawab mereka

Editor: Novia Tri Astuti
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore