
Ilustrasi cemas (freepik)
JawaPos.com – Pernah merasa gelisah, jantung berdebar, atau pikiran terus dipenuhi kekhawatiran meski tidak ada ancaman yang jelas? Kondisi seperti ini cukup umum terjadi dan sering kali membuat seseorang bingung karena tidak mengetahui penyebabnya.
Menurut para ahli, kecemasan bukan sekadar respons emosional, tetapi juga melibatkan proses biologis yang kompleks di dalam otak. Ketika otak menganggap ada ancaman, sistem saraf akan mengaktifkan mekanisme pertahanan tubuh yang memunculkan berbagai gejala fisik maupun psikologis.
Dirangkum dari Verywell Mind, berikut penjelasan mengenai bagaimana otak memproses kecemasan dan langkah-langkah yang dapat membantu mengelolanya.
Saat seseorang mengalami kecemasan, beberapa bagian otak bekerja secara bersamaan, terutama sistem limbik yang berfungsi mengatur emosi dan respons terhadap stres.
Jika sistem ini terlalu sering aktif, tubuh dapat terus berada dalam kondisi siaga meski tidak ada ancaman nyata.
Ketika otak mendeteksi bahaya, tubuh dapat memberikan empat respons utama yang dikenal sebagai fight, flight, freeze, dan fawn.
Keempat respons ini merupakan mekanisme bertahan hidup yang bekerja secara otomatis.
Apabila kecemasan berlangsung dalam waktu lama tanpa penanganan, fungsi beberapa bagian otak dapat mengalami perubahan.
Amigdala dapat menjadi lebih sensitif sehingga seseorang lebih mudah merasa terancam. Di sisi lain, hipokampus dapat mengalami penurunan fungsi yang memengaruhi kemampuan mengingat dan mengelola pengalaman emosional.
Selain itu, aktivitas korteks prefrontal, yaitu bagian otak yang berperan dalam pengambilan keputusan dan pengendalian emosi, juga dapat menurun. Akibatnya, seseorang menjadi lebih sulit berpikir jernih saat menghadapi tekanan.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Herri Pras Akhirnya Minta Maaf Usai Digeruduk Petarung MMA karena Hina UAH dan UAS
Netty Pergi, Jenderal Ditangkap: Ketika Riset Doktoral Membaca Kerusakan Polri dari Dalam
7 Kebiasaan Masa Kecil yang Berpengaruh Pada Kesuksesan Anak di Masa Depan
Blunder Berujung Gol, Fitrah Maulana Ungkap Perasaannya Usai Persib Menang
Prediksi Skor Madura United vs Arema FC: Pertarungan Seru Ze Gomes dan Andre Caldas
Prediksi Skor PSIM vs Dewa United di BRI Super League: Laskar Mataram Berpeluang Beri Kejutan!
Prediksi Skor Toulouse vs Strasbourg: Les Violets Berusaha Akhiri Paceklik Gol di Kandang
Prediksi Skor Cagliari vs Frosinone: Canarini Bidik Akhiri Kutukan 13 Tahun
Prediksi Skor PSIM Yogyakarta vs Dewa United: Banten Warriors Curi Kemenangan di Sultan Agung
Kamera Pengintai Identifikasi 19 Macan Tutul Jawa Beserta Rantai Makanannya di TNBTS

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022