Ilustrasi orang lelah (magnific)
JawaPos.com - Kenali empat kebiasaan yang dapat membuat seseorang lebih mudah merasa lemah secara mental dan emosional, mulai dari terlalu memikirkan pendapat orang hingga menghindari masalah.
Ketahanan mental dan emosional tidak selalu terlihat dari seberapa kuat seseorang menghadapi persoalan besar.
Dalam kehidupan sehari-hari, kemampuan tersebut justru sering tercermin dari cara seseorang menghadapi kritik, kegagalan, tekanan, ketidakpastian, dan berbagai situasi yang tidak berjalan sesuai harapan.
Orang dengan ketahanan mental dan emosional yang rendah bukan berarti lemah atau tidak mampu menghadapi kehidupan.
Setiap orang dapat mengalami fase ketika dirinya merasa kewalahan. Namun, beberapa pola kebiasaan dapat membuat seseorang lebih mudah kehilangan kepercayaan diri, cepat menyerah, atau merasa tidak sanggup menghadapi tantangan.
Dirangkum dari laman YourTango, inilah empat kebiasaan yang dapat membuat seseorang lebih mudah merasa lemah secara mental dan emosional.
Namun, pembahasan ini bukan diagnosis psikologis terhadap seseorang, melainkan gambaran mengenai pola perilaku yang dapat memengaruhi kemampuan seseorang dalam menghadapi tekanan.
Salah satu kebiasaan yang dapat menguras ketahanan emosional adalah terlalu bergantung pada penilaian orang lain.
Seseorang mungkin terus bertanya apakah dirinya sudah cukup baik, apakah orang lain menyukainya, atau apakah keputusan yang dibuat akan mendapatkan persetujuan.
Akibatnya, perhatian lebih banyak digunakan untuk mengantisipasi reaksi orang lain daripada memahami kebutuhan diri sendiri.
Jika berlangsung terus-menerus, kebiasaan ini dapat membuat kepercayaan diri menjadi rapuh. Kritik kecil pun dapat terasa seperti penolakan terhadap seluruh diri seseorang.
Padahal, tidak mungkin semua orang memiliki pendapat yang sama tentang kita. Akan selalu ada orang yang menyukai pilihan kita dan ada pula yang tidak menyukainya.
Membangun ketahanan emosional berarti belajar membedakan antara masukan yang memang berguna dan opini yang tidak perlu dijadikan ukuran harga diri.
Dengan begitu, seseorang tetap dapat menerima kritik tanpa membiarkan setiap komentar menentukan bagaimana ia memandang dirinya sendiri.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Foto Terakhir Kebersamaan Anthony Xie dengan Audi Marissa Usai Digugat Cerai
Prediksi Skor Udinese vs Venezia di Coppa Italia: Sang Zebra Kecil Berpeluang Menang di Friuli!
Prediksi Skor Palermo vs Mantova di Coppa Italia: Rosanero Siap Libas Tim Tamu di Renzo Barbera
Kasus Penipuan Rp 3,5 Miliar Dihentikan Usai Ruben Onsu Berdamai dengan Pelapor
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Manajemen Buka Suara Usai Ikang Fawzi Dikabarkan Menikah Lagi
Obligasi Danantara: Dana Murah Pembangunan yang Rentan TPPU?
35 Santri Keracunan MBG Masih Dirawat di RS Siti Hajar Sidoarjo
Prediksi Skor Laos U-20 vs Timnas Indonesia U-20: Garuda Muda Berpeluang Pesta Gol!
Prediksi Sassuolo vs Frosinone di Coppa Italia 2026/2027: Jay Idzes Cs Menang Susah Payah
