Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 8 September 2026 | 21.59 WIB

Tidak Bau Belum Tentu Aman, Kenali Tanda-Tanda Nasi Basi yang Sebaiknya Tidak untuk Dikonsumsi

Ilustrasi nasi/Magnific - Image

Ilustrasi nasi/Magnific

JawaPos.com - Nasi menjadi makanan pokok yang paling umum dikonsumsi oleh orang Indonesia.

Nasi menjadi sumber karbohidrat yang mendukung tubuh untuk merasa kenyang serta berenergi seharian.

Namun, saat pengolahan dan penyimpanan nasi tidak tepat, nasi bisa rusak dalam waktu yang cepat. 

Nasi basi menjadi salah satu tanda penyebab keracunan. Mengolah dan menyimpan nasi memang perlu dilakukan dengan tindakan yang tepat, terutama supaya nasi tidak mudah terkontaminasi dan rusak. 

Menurut informasi yang dikutip dari laman X @bpomtabalong pada (08/09) salah satu bakteri yang paling sering menyebabkan nasi bisa basi adalah bakteri Bacillus cereus. 

Bakteri ini memiliki spora yang bisa aktif saat disimpan dalam kondisi yang mendukung, seperti suhu ruang yang hangat.

Bakteri tersebut kemudian dapat berkembang dan memanfaatkan nutrisi yang terdapat pada nasi sehingga berpotensi menimbulkan risiko bagi kesehatan. 

Selanjutnya, menurut  @bpomtabalong  meskipun tampilan nasi terlihat masih dalam kondisi baik, hal tersebut tidak serta merta membuat nasi aman untuk dikonsumsi.

Lantas, apa yang harus dilakukan?.  Cara yang paling valid untuk menghindari risiko nasi bai adalah dengan jangan membiarkannya terlalu lama berada dalam suhu ruang. 

Jika tidak segera dimakan, maka anda perlu menyimpannya di dalam rice cooker atau dalam lemari pendingin dan dalam suhu yang tepat, kemudian baru dihangatkan pada microwave saat hendak dikonsumsi kembali.

Editor: Hanny Suwindari
Tags

Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!

Jawa Pos

Ikuti

Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022

Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore