
ilustrasi makanan untuk kesehatan otak. Sumber foto: Freepik
JawaPos.com - Memasuki usia 40-an, menjaga kesehatan otak menjadi bagian penting dari pola hidup sehari-hari. Asupan makanan tidak hanya berpengaruh terhadap kondisi tubuh, tetapi juga menyediakan berbagai zat gizi yang dibutuhkan otak untuk bekerja dengan baik, termasuk dalam menjaga daya ingat, konsentrasi, suasana hati, dan fungsi kognitif.
Sebaliknya, terlalu sering mengonsumsi makanan ultra-proses, gula dalam jumlah berlebihan, serta sumber lemak yang kurang sehat dapat berdampak kurang baik bagi tubuh. Karena itu, memilih makanan yang kaya nutrisi dapat menjadi salah satu langkah untuk mendukung kesehatan otak dalam jangka panjang.
Dilansir dari NDTV, berikut sejumlah makanan yang dapat menjadi pilihan untuk membantu memenuhi kebutuhan nutrisi dan menjaga fungsi otak, terutama ketika memasuki usia 40-an.
Ikan berlemak
Ikan seperti salmon, sarden, dan makarel merupakan sumber asam lemak omega-3. Nutrisi ini berperan dalam mendukung struktur sel otak serta komunikasi antarsel saraf. Memasukkan ikan berlemak ke dalam menu secara rutin dapat menjadi bagian dari pola makan yang mendukung kesehatan otak.
Kacang kenari
Kenari mengandung asam alfa-linolenat, vitamin E, serta berbagai senyawa antioksidan. Kandungan tersebut membantu memenuhi kebutuhan nutrisi yang berperan dalam melindungi sel tubuh dari stres oksidatif. Kenari juga dapat menjadi pilihan camilan yang praktis dan bernutrisi.
Blueberry
Buah berwarna biru keunguan ini kaya akan antosianin dan senyawa antioksidan lainnya. Kandungan tersebut dapat membantu melindungi sel dari stres oksidatif sekaligus mendukung fungsi kognitif. Blueberry dapat dikonsumsi langsung atau ditambahkan ke dalam yoghurt dan oatmeal.
Sayuran berdaun hijau
Bayam, kale, dan berbagai sayuran berdaun hijau menyediakan vitamin K, folat, lutein, serta beta-karoten. Berbagai zat gizi tersebut berperan dalam mendukung kesehatan tubuh, termasuk fungsi otak. Menjadikan sayuran hijau sebagai bagian dari menu harian dapat membantu memenuhi kebutuhan nutrisi.
Telur
Telur merupakan sumber kolin, nutrisi yang dibutuhkan tubuh untuk berbagai fungsi penting, termasuk pembentukan asetilkolin yang berkaitan dengan proses belajar dan memori. Selain itu, telur juga mengandung sejumlah vitamin B yang mendukung fungsi tubuh secara keseluruhan.
Kunyit
Kunyit memiliki senyawa aktif bernama kurkumin yang dikenal mempunyai sifat antioksidan dan anti-inflamasi. Bumbu yang umum digunakan dalam masakan Asia ini dapat menjadi tambahan makanan sehari-hari untuk memperkaya asupan senyawa bioaktif.
Biji labu
Biji labu mengandung sejumlah mineral, seperti magnesium, seng, zat besi, dan tembaga. Mineral tersebut memiliki berbagai fungsi penting dalam tubuh, termasuk mendukung kerja sistem saraf. Biji labu bisa dikonsumsi sebagai camilan atau ditaburkan pada salad dan oatmeal.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Bikin Geger Lagi, 244 Siswa Hingga Guru di Batang Tumbang Usai Santap MBG
Prediksi Skor Andorra vs Malta di Liga Nations UEFA: The Reds Menang Tipis di Encamp
Prediksi Skor Laos vs Brunei di FIFA ASEAN Cup: Thim Xad Menang di Laga Perdana
Prediksi Skor Norwegia vs Denmark di Liga Nations UEFA: The Vikings Menang Tipis di Ullevaal Stadion
Prediksi Skor Austria vs Israel di Liga Nations UEFA: Das Team Menang Telak di Raiffeisen Arena
Prediksi Skor Timnas Jepang U-23 vs Thailand U-23 di Asian Games 2026
Prediksi Skor Liechtenstein vs Lithuania di Liga Nations UEFA: Rinktinė Menang di Kandang Lawan
Prediksi Skor Myanmar vs Timor Leste di FIFA ASEAN Cup: Singa Asia Gasak Lawan di Laga Perdana
Prediksi Skor Jepang vs Uruguay: Ko Itakura Targetkan Kemenangan
Prediksi Skor Kosovo vs Irlandia di Liga Nations UEFA: The Green Army Curi Poin di Fadil Vokrri

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022