ilustrasi orang yang batuk. Sumber foto: Freepik
JawaPos.com – Perubahan cuaca kerap membuat tubuh perlu beradaptasi dengan kondisi lingkungan yang berbeda. Pada periode tertentu, keluhan seperti batuk, pilek, sakit tenggorokan, hingga demam juga lebih sering muncul.
Namun, perlu diketahui bahwa flu bukan disebabkan langsung oleh perubahan cuaca. Flu merupakan infeksi saluran pernapasan yang disebabkan oleh virus influenza dan dapat menular melalui percikan saat orang yang terinfeksi batuk atau bersin, serta melalui tangan atau permukaan yang terkontaminasi.
Gejala flu umumnya meliputi demam, batuk, sakit kepala, sakit tenggorokan, pilek, nyeri tubuh, dan rasa lelah. Pada sebagian orang, terutama mereka yang memiliki kondisi kesehatan tertentu, infeksi saluran pernapasan dapat menimbulkan risiko yang lebih serius.
Karena itu, menjaga kebersihan dan menerapkan kebiasaan hidup sehat menjadi langkah penting untuk mengurangi risiko tertular. Dilansir dari English Jagran, berikut sejumlah cara yang dapat dilakukan untuk membantu mencegah flu musiman.
Asupan makanan bergizi berperan penting dalam menjaga fungsi sistem kekebalan tubuh. Pastikan menu sehari-hari terdiri dari makanan yang beragam, termasuk sayuran, buah-buahan, sumber protein, serta makanan bergizi lainnya.
Buah dan sayuran yang kaya vitamin serta senyawa antioksidan dapat menjadi bagian dari pola makan seimbang. Jeruk, sayuran hijau, jahe, bawang putih, dan kunyit dapat dikonsumsi sebagai bagian dari menu harian, bukan sebagai pengganti pengobatan flu.
Menjaga kebersihan tangan merupakan salah satu kebiasaan sederhana yang penting untuk mengurangi penyebaran berbagai infeksi saluran pernapasan.
Cuci tangan menggunakan sabun dan air mengalir, terutama setelah berada di tempat umum, sebelum makan, dan setelah batuk atau bersin. Jika air dan sabun tidak tersedia, pembersih tangan berbahan dasar alkohol dapat digunakan sebagai alternatif.
Selain itu, hindari menyentuh mata, hidung, dan mulut dengan tangan yang belum dibersihkan karena virus dapat berpindah dari permukaan tangan ke bagian tubuh tersebut.
Menjaga tubuh tetap terhidrasi penting untuk menunjang kondisi tubuh secara keseluruhan. Air putih dapat menjadi pilihan utama untuk memenuhi kebutuhan cairan setiap hari.
Sup hangat, buah, dan sayuran dengan kandungan air tinggi juga dapat menjadi bagian dari pola makan. Jika sedang mengalami sakit, kebutuhan cairan tetap perlu diperhatikan agar tubuh tidak mengalami dehidrasi.
Istirahat yang cukup membantu tubuh menjalankan berbagai proses pemulihan. Sebaliknya, kurang tidur secara terus-menerus dapat memengaruhi fungsi kekebalan tubuh.
Karena itu, usahakan memiliki jadwal tidur yang teratur dan memperoleh waktu istirahat yang cukup setiap malam. Orang dewasa umumnya membutuhkan setidaknya tujuh jam tidur setiap malam, meski kebutuhan setiap orang dapat berbeda.
Selain durasi, kualitas tidur juga penting. Kurangi aktivitas yang dapat mengganggu waktu istirahat agar tubuh memiliki kesempatan untuk pulih secara optimal.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

7 Cara Ampuh Mengatasi HP Lemot Tanpa Harus Ganti Baru
Pengurus NU Laporkan Dugaan Politik Uang Muktamar ke KPK, Uang Rp 40 Juta Dikembalikan
Prediksi Skor Persik Kediri vs Madura United: Laskar Sape Kerap Punya Kans Menang di Brawijaya!
Jokowi Temui Prabowo saat Sidang Putusan Gibran, Ajudan Ungkap Isi Pertemuan
Prediksi Skor Persipura vs RANS Nusantara: Produktivitas Gol Jadi Pembeda
Prediksi Skor Malaga vs Espanyol: Los Periquitos Bidik Poin, Tuan Rumah Terpuruk
Fraksi PKB Usulkan Pembentukan Pansus Tindak Lanjuti Putusan MK soal Ijazah Gibran
Prediksi Skor JDT vs Svay Rieng di ACC Cup: Harimau Selatan Diunggulkan Menang
Prediksi Lion City Sailors vs CAHN di ACC: Adu Kuat Tuan Rumah dengan Wakil Vietnam
Peringati Hari Kesaktian Pancasila, Alfa Penyintas Stroke Jalan Kaki 21 KM Dengan Rute Garuda

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022