Ilustrasi pria kekanak-kanakan dan belum matang secara emosional (magnific)
JawaPos.com - Dalam hubungan asmara, saling merawat dan memberikan dukungan merupakan bagian penting dari hubungan yang sehat.
Namun, hubungan bisa terasa melelahkan ketika salah satu pihak terus-menerus mengambil tanggung jawab, sementara pihak lainnya hanya ingin menerima perhatian tanpa memberikan usaha yang sepadan.
Kondisi ini dapat membuat pasangan merasa lebih seperti orang tua yang mengurus anak daripada dua orang dewasa yang saling mencintai.
Pria yang belum matang secara emosional tidak selalu menunjukkan perilaku tersebut secara terang-terangan.
Sebagian mungkin terbiasa mengandalkan pasangan untuk mengurus kebutuhan sehari-hari, mengambil keputusan, meredakan emosinya, hingga menyelesaikan masalah yang sebenarnya menjadi tanggung jawab pribadi.
Pada awal hubungan, perilaku itu mungkin terlihat seperti kebiasaan kecil. Namun, jika terus berulang, beban hubungan bisa menjadi tidak seimbang.
Lantas, apa saja kebiasaan kekanak-kanakan pria yang mungkin menunjukkan bahwa ia lebih menginginkan sosok pengasuh daripada pasangan yang setara?
Mengenali pola perilaku ini dapat membantu seseorang memahami dinamika hubungannya dengan lebih jernih, tanpa terburu-buru memberikan penilaian hanya berdasarkan satu kejadian.
Dilansir dari Your Tango, inilah 11 kebiasaan pria yang belum matang secara emosional dan cenderung mengharapkan pasangannya untuk terus merawat mereka.
1. Lebih Banyak Menerima daripada Memberi
Salah satu kebiasaan yang patut diperhatikan adalah kecenderungan untuk terus menerima perhatian, bantuan, dan pengorbanan tanpa menunjukkan upaya yang sebanding.
Dalam hubungan yang sehat, kedua pihak tidak harus selalu memberikan sesuatu dalam jumlah yang sama setiap saat.
Ada masa ketika seseorang membutuhkan dukungan lebih besar karena menghadapi kesulitan. Namun, hubungan akan terasa tidak seimbang jika pola menerima tanpa membalas berlangsung terus-menerus.
Pria dengan kebiasaan ini mungkin mengharapkan pasangannya selalu memahami keadaan, menyediakan waktu, mengurus kebutuhan, atau memberikan dukungan emosional ketika ia sedang menghadapi masalah.
Sebaliknya, ketika pasangan membutuhkan bantuan serupa, ia justru terlihat tidak peduli, menghindar, atau menganggap kebutuhan tersebut sebagai beban tambahan.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Brighton vs Crystal Palace di Liga Inggris: The Seagulls Kunci Kemenangan di Derby M23
Prediksi Skor Persebaya vs PSS Sleman: Green Force Diunggulkan, Elang Jawa Tak Bisa Diremehkan
Prediksi Skor Persib vs Persik di Super League: Pangeran Biru Susah Payah Jinakkan Macan Putih
Prediksi Skor Lyon vs Nice: Les Gones Buru Kemenangan demi Melesat ke 3 Besar Klasemen Ligue 1
Celios Benarkan Akuisisi Saham BYAN Salah Satu Sebab Pasar Saham RI Terancam Downgrade
Francisco Rivera dan Matheus Lagoa Absen, Persebaya Surabaya Tetap Pede Pecundangi PSS Sleman
Prediksi Skor Juventus vs Lazio: Biancocelesti Bakal Merepotkan Tuan Rumah di Allianz Stadium
Prediksi Skor Nottingham Forest vs Arsenal: Ujian Ketajaman Lini Serang Skuad Mikel Arteta
Prediksi Skor Persib Bandung vs Persik Kediri: Marcos Reina Tak Mau Anggap Remeh
Prediksi Skor Leeds United vs Manchester United: Lisandro Martinez Sulit Masuk Starter

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022